Bintang Portugal Cristiano Ronaldo, kapten Al Nassr, mendapat suntikan moral baru dari pelatihnya yang berkebangsaan Australia, Ange Postecoglou, setelah sang juru taktik memuji kondisi fisik dan mentalnya serta menegaskan bahwa Ronaldo berada dalam kondisi terbaik menjelang laga yang dinanti melawan Neftchi dari Uzbekistan di Liga Champions Asia Elite.
Pernyataan pelatih tersebut kembali menyorot sang bintang Portugal, setelah polemik yang dialaminya baru-baru ini dengan rekan senegaranya Jorge Jesus, pelatih timnas Portugal, akibat perselisihan soal keikutsertaannya selama periode jeda internasional.
Postecoglou mengatakan dalam konferensi pers sebelum pertandingan: "Cristiano Ronaldo dalam kondisi baik secara mental dan fisik, dan Anda semua sudah melihatnya pada pertandingan lalu, di mana ia bermain penuh dan mencetak gol. Jadi saya yakin ia dalam kondisi baik."
Pujian ini memiliki arti khusus bagi kapten Al Nassr, yang kembali ke klubnya setelah periode internasional yang bergejolak, namun ia menjawab di atas lapangan dengan mencetak gol dalam kemenangan 3-0 atas Al Diriyah pada pekan kedelapan Liga Roshn Saudi.
Dari polemik dengan Jesus hingga dukungan Postecoglou
Rincian polemik tersebut berawal dari pertandingan Portugal melawan Norwegia, ketika Ronaldo tetap berada di bangku cadangan sepanjang laga, meski ia sudah melakukan pemanasan sebagai persiapan untuk tampil.
Menurut versi kapten Al Nassr, Jesus sebelumnya telah memberitahunya bahwa ia bisa bermain selama 30 menit, tetapi pelatih itu tidak memberinya kesempatan, yang membuat sang bintang Portugal marah dan membuka pintu bagi perselisihan yang kemudian berkembang hingga ia meninggalkan pemusatan latihan timnas sebelum menghadapi Denmark.
Baca juga: En-Nesyri di kursi pesakitan, dan penyebabnya Yassine Bounou!
Polemik itu tidak berhenti pada keputusan tidak memainkannya, karena Ronaldo kemudian mengungkap bahwa perselisihan tersebut juga mencakup apa yang telah disepakati soal penjelasan situasi kepada media, dan ia menuduh Jesus mengingkari janjinya dua kali.
Sebaliknya, pelatih itu membantah adanya kesepakatan semacam itu, dengan menegaskan bahwa keputusan soal keikutsertaan pemain tunduk pada pandangan teknisnya. Dengan demikian, persoalan ini berubah dari sekadar tidak dimainkannya seorang pemain dalam satu pertandingan menjadi perselisihan terbuka soal janji, kepercayaan, dan cara memperlakukan salah satu bintang terbesar sepak bola.
Setelah kembali ke Al Nassr, Ronaldo tampak bertekad mengembalikan fokus pada penampilannya, karena ia tampil sebagai pemain inti melawan Al Diriyah dan mencetak gol dalam kemenangan 3-0, dalam pertandingan di mana ia menunjukkan aktivitas fisik dan kehadiran ofensif yang menonjol.
Hal itu memberi Postecoglou landasan yang jelas untuk memuji kesiapan sang pemain, alih-alih sibuk dengan kontroversi yang menyertainya selama beberapa hari terakhir.



