Women Super League (WSL) akan bergulir pada 8 September mendatang dengan total 11 peserta.
Sebelumnya WSL dihuni oleh sepuluh tim namun sekarang ditambah satu tim asal London yaitu West Ham United Ladies.
Popularitas sepakbola wanita di Inggris terus berkembang dengan semakin banyaknya bermunculan tim baru di level grassroot hingga menciptakan multi divisi mirip kompetisi kaum pria.
Lalu bagaimana pendapatan para pesepakbola wanita itu di kasta tertinggi sepakbola Inggris?
Berapa Gaji Pesepakbola Di WSL?
Hampir semua pesepakbola WSL mendapat bayaran kurang dari £35.000 (Rp661 juta) per tahun. Tergantung klub dan kualitas pemain, rata-rata pendapatan mereka dari gaji klub semata seringkali kurang dari £27.000 (Rp509 juta).
Kapten Manchester City dan timnas wanita Inggris Steph Houghton, dilaporkan mendapat gaji £65.000 (Rp1,2 miliar) per pekan sebelum pajak.
Rata-rata tim WSL sekarang ini berisikan anggota penuh seperti mereka yang bergabung ke Manchester City Women dan Chelsea Ladies. Sebelum direstruktur ulang, kebanyakan klub-klub ini beroperasi secara semi-pro, dengan sejumlah pemain hanya menerima £5.000-£10.000 (Rp94 juta - Rp188 juta) per tahun.
Apakah Mereka Menerima Uang Saat Membela Tim Nasional?

Berdasar kesepakatan dengan FA, 30 pemain mendapatkan £25.000 (Rp472 juta) per tahun untuk memperkuat tim nasional wanita Inggris.
Ini adalah pendapatan tambahan di luar klub atau kesepakatan sponsorship yang mereka dapatkan. Angka tersebut bisa naik hingga £30.000 (Rp566 juta) tergantung penampilan, dan jumlah yang didapat setiap pemain akan meningkat setiap tahunnya merefleksikan pengalaman.
Bagaimana Gaji Mereka Dibandingkan Pesepakbola Pria?

Membandingkan keduanya terdapat perbedaan yang sangat signifikan. Pesepakbola wanita dengan gaji tertingi di WSL bahkan menerima lebih sedikit dari pesepakbola EPL dengan gaji paling rendah.
Beberapa pemain EPL bahkan mendapat penghasilan lebih banyak dalam satu hari dibandingkan dengan penghasilan pemain WSL dalam satu tahun.
Pesepakbola dengan gaji tertinggi di EPL adalah Alexis Sanchez dengan pendapatan £600.000 (Rp11,3 miliar) per pekan setelah pajak. Artinya, bintang milik Manchester United tersebut mendapat uang £1 per detik.
Pemain top dengan penghasilan raksasa lainnya adalah Mesut Ozil yang mengumpulkan £18.571 (Rp350 juta) per hari, jauh lebih banyak dari rata-rata pendapatan pemain WSL dalam satu tahun (di bawah £27.000).
Kapten timnas Inggris Harry Kane dilaporkan mengumpulkan £200.000 (Rp3,7 miliar) per pekan, sementara Steph Houghton menambah pundi uangnya sebesar £1.250 (Rp23,5 juta) per pekan hanya dari gaji klub saja.

