OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di Twitter
Skor akhir seringkali tidak merepresentasikan performa sesungguhnya tim di lapangan. Barangkali itulah yang tengah dirasakan manajer Arsenal Arsene Wenger selepas timnya menelan kekalahan 3-1 melawan Manchester United di Emirates Stadium, Minggu (3/12) dini hari WIB.
Arsenal terpaksa mengakhiri catatan kandang tak terkalahkan di Liga Primer Inggris musim ini setelah gagal meladeni permainan efektif United. Padahal, Arsenal menciptakan lebih banyak peluang (33 tembakan) dan mendominasi jalannya laga (75 persen penguasaan bola).
Wenger mengakui bahwa performa timnya memang brilian. Menurutnya, penyebab utama kegagalan Arsenal meraih poin di laga ini adalah karena kesalahan mereka di awal laga. Seperti diketahui, Antonio Valencia dan Jesse Lingard sukses membuat tim tamu unggul dua gol di 11 menit pembuka, memanfaatkan kesalahan Laurent Koscielny dan Shkodran Mustafi.
“Kami tidak mengawali laga dengan baik di lini belakang. Tetapi performa kami secara keseluruhan benar-benar brilian,” kata Wenger kepada BBC Sport selepas laga.
“Saat tertinggal 2-0, kami mampu bangkit. Kami mampu menciptakan peluang lebih dari cukup. Apakah kami tegang? Kami memeragkan permainan yang berkualitas, namun tidak efektif. Kebobolan dua gol di awal laga tentu merusak mental. Saat bermain di kandang, hal itu tidak boleh terjadi.”
“Tidak ada yang lebih membuat Anda frustrasi selain meraih hasil nihil meski menampilkan performa bagus. Sikap para pemain begitu sempurna sampai akhir laga. Tetapi di laga besar seperti ini, Anda tidak boleh melakukan kesalahan seperti kami,” imbuhnya.
Getty ImagesLebih lanjut, Wenger juga mengakui jika kiper tim lawan, David De Gea, tampil eksepsional di laga ini. “Adalah sebuah misteri kami gagal mencetak banyak gol, tetapi dia sangat layak diganjar man of the match, ” imbuhnya.
Kekalahan ini membuat Arsenal turun ke peringkat kelima klasemen Liga Primer, tujuh poin di belakang United. Berikutnya, Alexis Sanchez dkk. akan meladeni BATE Borisov di Liga Europa (7/12) sebelum menantang Southampton (10/12).





