Pierre-Emerick Aubameyang of GabonGABRIEL BOUYS/AFP/Getty Images

Arsenal Geram Pierre-Emerick Aubameyang Diperlakukan Bak 'Gembel' Di Bandara Saat Bela Gabon

Arsenal dikabarkan geram dengan perlakuan yang didapatkan bintang dan kapten mereka, Pierre-Emerick Aubameyang, saat tugas internasional membela timnas Gabon.

Aubameyang dan rekan-rekannya di timnas ditahan di Bandara Banjul, Gambia, selama enam jam semalam.

Beberapa pemain Gabon membuat video diri mereka yang terpaksa harus tidur di lantai tanpa paspor di tangan mereka, di malam sebelum menghadapi Gambia. Kabarnya, mereka ditahan otoritas bandara alasan administratif.

Meski begitu, selalu ada tawa jika ada seorang Aubameyang yang memang dikenal jenaka, namun beberapa pihak mempertanyakan bagaimana mungkin para pemain yang bisa menghasilkan ribuan euro setiap pekan bisa berada dalam kondisi bak 'ngegembel' di airport.

Termasuk petinggi Arsenal, yang melihat kejadian ini tidak lucu sama sekali, begitu menurut manajer Gabon Patrice Neveu.

"Arsenal akan memanggil Pierre-Emerick. Setelah melihat dia dalam kondisi seperti ini, maka semua akan berakhir. Mereka tidak akan lagi membiarkan dia datang [membela timnas] lagi. Ini akan sama bagi para pemain dari klub lainnya!" tukas pria Prancis itu kepada Canal Plus.

"Ini bisa dipahami. Mereka adalah pemain di level tinggi dan ketika mereka datang untuk tugas internasional, mereka perlu merasakan kenyamanan," tandasnya.

Di L'Echo Republician, Neveu menambahkan: "Para pemain mencoba tidur di lantai bandara. Bayangkan jika Aubameyang, seorang pemain yang dibayar lebih dari €1 juta per bulan, mengalami cedera. Klub Inggris bisa terusik setelah apa yang terjadi ini, apalagi melihat seorang pemain tidur di lantai."

Aubameyang sendiri kemudian membagi pengalamannya ini. Dia mengakui bahwa kejadian ini tidak akan mempengaruhi performa mereka di lapangan, tapi juga menuntut Konfederasi Sepakbola Afrika agar bisa bertanggung jawab.

"Hanya ingin tahu kenapa Gambia menahan paspor kami selama berjam-jam dan mereka menahan kami di bandara. Apakah kami disandra atau bagaimana? Apakan Anda akan menutup mata?" seru Aubameyang.

"Itu tidak akan menurunkan motivasi kami, tapi orang-orang perlu tahu, terutama bahwa @CAF-Online [Konfederasi Sepakbola Afrika] harus mengambil tanggung jawab atas ini semua," tegasnya.

"2020, dan kami ingin Afrika tumbuh, bukan begitu cara kami mencapainya!" sergah sang striker.

Pascainsiden ini, ada kekhawatiran Aubameyang mungkin tak bakal lagi terlibat bagi timnas Gabon untuk beberapa kesempatan ke depan.

Iklan