Badan Kriminal Inggris (National Crime Agency, NCA) menyelidiki kartu kuning janggal Granit Xhaka di laga Arsenal versus Leeds United 19 Desember 2021 lalu.
PSSI-nya Inggris, alias FA, mengonfirmasi pada Januari lalu bahwa mereka menyelidiki sebuah insiden terkait pola taruhan mencurigakan.
Xhaka dikartu kuning atas dakwaan buang-buang waktu dalam pertandingan di mana Arsenal menang telak 4-1 di Elland Road, melawan Leeds yang compang-camping karena diterpa cedera dan larangan bertanding.
Taruhan mencurigakan apa yang melibatkan gelandang Arsenal, Xhaka?
Dengan tiga poin sudah di depan mata buat Arsenal, Xhaka diberi kartu kuning di menit ke-86 oleh wasit Andre Marriner setelah membuang-buang waktu dengan menunda pengambilan tendangan bebas.
Cuplikan insiden tersebut menunjukkan Xhaka berdiri di belakang bola jauh di area pertahanannya sendiri selama 20 detik tanpa ada tanda-tanda akan menendang perekiknya sebelum dia dikartu kuning.
Kasus yang disebut pengaturan spot-betting atau spot-fixing ini, kini sudah ditangani oleh badan kejahatan nasional, meski menurut Daily Mail tak ada tanda-tanda bahwa Xhaka atau pemain Arsenal lain terlibat atau turut dipersalahkan.
Kecurigaan muncul dengan adanya taruhan dalam jumlah besar yang tak biasa, yakni £52.000, bahwa Xhaka akan mendapatkan kartu kuning di 10 menit terakhir meski Arsenal unggul 4-1.
Taruhan tersebut dipasang lewat sebuah betting exchange -- laman yang memungkinkan pengguna memasang taruhan tetapi juga mengambil taruhan dari pengguna lain -- dan dilaporkan tak lama setelahnya bahwa taruhan tersebut memenangkan £250.000.
Bandar-bandar taruhan besar lalu melaporkannya kepada FA karena besarnya jumlah uang yang terlibat, dan Daily Mail juga mengklaim bahwa jumlah tersebut jauh di atas dari apa yang biasa dipertaruhkan dalam insiden kartu kuning.
FA belum membuka penyelidikan terhadap tindakan Xhaka, tetapi sudah meneruskan informasi kepada Badan Kriminal Inggris.
Pemain 29 tahun itu memiliki catatan disiplin yang buruk buat Arsenal, dikartu kuning 10 kali dan dikartu merah dua kali musim lalu. Xhaka sudah diberi kartu dalam lebih dari seperempat laganya buat Arsenal.
Kasus spot-fixing yang terbukti jarang terjadi di Inggris, tetapi bek Lincoln City, Bradley Wood, dijatuhi larangan bermain enam tahun pada 2018 setelah dinyatakan bersalah sengaja dikartu kuning dua kali dalam perjalanan mencapai perempat-final Piala FA di musim sebelumnya.
