Legenda Manchester United Roy Keane berkata Manchester City berani melepas Gabriel Jesus dan Oleksandr Zinchenko ke Arsenal karena mereka tak menganggap The Gunners sebagai "ancaman".
Jesus, 25 tahun, tiba di Emirates Stadium dengan harga £45 juta di awal Juli, dan tak lama disusul bekas rekannya di Man City yakni Zinchenko, yang dibeli dengan harga £30 juta. Keduanya menuai pujian dari fans Arsenal Sabtu (30/7) kemarin usai The Gunners membantai Sevilla 6-0 di laga pramusim.
Hat-trick yang dicetak Jesus di laga itu pun kian membuat fans Arsenal girang, merasa bahwa mereka baru saja merampas Manchester City dengan memboyong striker Brasil itu.
Namun, Keane meyakini Pep Guardiola tak masalah membiarkan Jesus dan Zinchenko hijrah ke klub rival – juga melepas Raheem Sterling ke Chelsea – setelah meremajakan skuadnya dengan kehadiran Erling Haaland.
"Saya tak akan meragukan opini Pep terhadap pemain," kata bekas kapten Manchester United itu kepada ITV Sport. "Dia bekerja bareng mereka dari jarak dekat."
"Harus terus move on, harus disegarkan. Mereka mendapatkan harga yang bagus untuk pemain-pemain ini, yang tampil brilian buat Manchester City."
"Jesus memang bermain sangat bagus dalam beberapa bulan terakhir. Statistik Sterling fantastis, tapi dengan Haaland tiba, Pep mungkin berpikir dia ingin menjaga kelaparan skuadnya."
"Mungkin, saat ini dengan uang yang masuk, dia tidak menganggap klub-klub ini – terutama Arsenal – sebagai ancaman. Yang ada di benaknya saat ini cuma jaga jarak dengan Liverpool. Liverpool dan Manchester City sangat jauh di depan klub lain, menurutnya itu [menjual Jesus, Sterling, dan Zinchenko] adalah perjudian yang layak."
Getty ImagesLegenda Arsenal Ian Wright mengamini Keane, yang mengaku Man City "tidak khawatir" melepas pemain yang sudah menjadi abdi setia buat mereka. Ia mendeklarasikan Haaland adalah upgrade besar dibandingkan Jesus.
"Man City bisa melepas pemain-pemain itu, entah ke Chelsea, kompetitor langsung, atau ke Arsenal, yang mencoba jadi kompetitor langsung, karena mereka tidak khawatir soal apa yang dilakukan orang lain," kata Wright.
"Mereka tak cemas Jesus atau Sterling pergi. Mereka sudah melakukan upgrade striker secara besar-besaran."
