Alisson Becker Akui Sempat Kesulitan Pahami Aksen Liverpool

Komentar()
Getty Images
Meski begitu, Alisson merasa nyaman tinggal di Liverpool dan sudah menganggap itu seperti rumah sendiri.

Bahasa Inggris sudah dipelajari Alisson Becker sejak ia meninggalkan AS Roma pada musim panas kemarin, namun ia mengaku sulit memahami aksen orang-orang di Liverpool di awal kepindahannya.

Kiper internasional Brasil itu didatangkan manajer Jurgen Klopp untuk langsung menjadi sosok utama di bawah mistar, dengan ia mencatatkan 20 clean sheets dan hanya kebobolan 26 kali dari 39 penampilannya di semua kompetisi.

Alisson mengantar Liverpool memuncaki klasemen sementara Liga Primer Inggris sebagaimana klubnya punya keunggulan dua poin di depan Manchester City, yang masih menyimpan satu laga lebih banyak.

Mengenai kehidupannya di Liverpool, kiper berusia 26 tahun itu merasa nyaman dan sekarang mencoba untuk membiasakan diri dengan aksen orang setempat.

“Saya mengikuti kursus bahasa Inggris. Salah satu tantangan terberat yang saya alami di awal adalah terbiasa dengan aksen yang ada, bukan cuma aksen Britania Raya, tapi juga aksen Liverpool,” kata Alisson kepada Liverpool FC magazine “Tapi saya bisa mengatasi itu. Saya bisa memahami orang-orang dan saya bisa berkomunikasi dengan rekan setim saya, yang mana itu sangat penting.

“Ketika saya datang ke sini, saya merasa semua orang sangat penting buat saya, bukan cuma para pemain yang dari Brasil. Tentunya Roberto Firmino sudah di sini dan kemudian Fabinho tiba di waktu yang hampir bersamaan dengan saya.

“Semua pemain itu penting, baik itu mereka pemain lokal dari Britania Raya atau pemain dari luar negeri. Saya mengagumi kekuatan yang kami miliki sebagai tim dan kualitas dari tiap individu, namun yang terpenting bagi saya adalah semangat timnya.

“Terlepas itu semua, saya merasa seperti di rumah sendiri. Rumah adalah tempat di mana hati tertambat dan ada keluarga di sana. Keluarga saya di sini, putri dan istri saya tinggal di sini dan orang tua saya datang ketika mereka punya waktu.

“Saudara saya tinggal di Portugal, yang mana tidak terlalu jauh, dan datang ketika dia bisa. Itu membantu saya ketika saya merindukan mereka. Ketika saya memikirkan Brasil, saya sangat merindukannya namun saya merasa diterima di sini dan saya merasa seperti di rumah sendiri.

“Tim ini menerima saya dengan sangat baik. Fans juga sudah sangat baik, jadi saya sangat bahagia di sini di Liverpool.”

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1. Persib Resmi Dapatkan Fabiano Beltrame
2. Cetak Gol Debut, Kean Masuk Buku Sejarah Timnas Italia
3. Frank De Boer: Saya Tangani Skuat Inter Yang Busuk
4. Ryan Giggs: Saya Tak Suka Arsenal!
5. Jadon Sancho, Dari Jalanan London Menuju Pentas Dunia
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer Banner EPL

Tutup