Klub Al Ittihad tidak menyerah dalam upayanya untuk mendatangkan pemain asal Aljazair Anis Hadj Moussa, sayap Feyenoord asal Belanda, setelah klub Saudi tersebut mengajukan tawaran final untuk mendapatkan jasa sang pemain selama periode transfer saat ini. Namun, waktu yang sempit dan rumitnya negosiasi membuat "Sang Dekan" menyiapkan alternatif jika kesepakatan tidak dapat dirampungkan.
Menurut laporan, Al Ittihad mengajukan tawaran senilai 40 juta euro untuk merekrut Hadj Moussa, yang pada gilirannya berkeinginan meninggalkan Feyenoord setelah menyampaikan kepada manajemen klubnya keinginannya untuk menjalani pengalaman baru. Hal ini memberi kesepakatan tersebut peluang untuk berlanjut meski di tengah berbagai kesulitan yang melingkupinya saat ini.
Baca juga: Proyek baru dan kesabaran yang hilang: Kepahitan Al Ahli mengancam Al Ittihad melawan Al Nassr
Hadj Moussa berusia 24 tahun dan memiliki 18 penampilan internasional bersama timnas Aljazair. Ia memulai karier sepak bolanya di Prancis dalam akademi Lens, sebelum kemudian pindah ke Feyenoord pada tahun 2024 untuk melanjutkan perjalanannya di lapangan-lapangan Belanda.
Jurnalis Italia Fabrizio Romano menegaskan bahwa Al Ittihad masih berupaya merampungkan kesepakatan Hadj Moussa, tetapi pada saat yang sama klub itu mulai bergerak menuju opsi lain sebagai antisipasi jika negosiasi dengan Feyenoord gagal dan tidak tercapai kesepakatan pada waktu yang tepat.
Anda dapat mendiskusikan berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"
Romano menulis: "Al Ittihad terus berupaya menyelesaikan kesepakatan untuk merekrut Anis Hadj Moussa sebagai sayap baru. Dan jika tidak tercapai kesepakatan dalam waktu dekat dengan Feyenoord, Al Ittihad akan mengarah ke Luiz Henrique, pemain Zenit, dan kontak awal terkait kesepakatan itu sudah dimulai."
Langkah ini mencerminkan keinginan manajemen Al Ittihad untuk tidak sampai pada jam-jam terakhir bursa transfer tanpa mengamankan kesepakatan ofensif baru, terutama dengan kebutuhan tim untuk memperkuat opsi di sektor sayap. Hal itulah yang menjadikan Hadj Moussa sebagai target utama saat ini, sementara pemain Brasil Luiz Henrique berdiri sebagai rencana cadangan yang siap.
Dengan demikian, jam-jam mendatang menjadi penentu bagi identitas sayap baru Al Ittihad; entah manajemen "Sang Dekan" berhasil meyakinkan Feyenoord untuk menyetujui tawaran 40 juta euro dan merampungkan perekrutan Hadj Moussa, atau kompas segera beralih ke Luiz Henrique sebelum bursa transfer ditutup.






