Mantan CEO AC Milan, Adriano Galliano ikut merasa berang melihat keputusan wasit Michael Oliver yang memberi penalti menit akhir yang mewarnai kegagalan Juventus lolos ke semi-final Liga Champions.
Seperti diketahui, momen kontroversial itu terjadi beberapa saat sebelum laga berakhir, ketika Bianconeri secara heroik mampu mengejar ketertinggalan agregat skor 3-0 dalam leg kedua perempat-final di kandang Real Madrid.
Namun, perjuangan luar biasa kampiun Serie A Italia tersebut untuk bisa melangkah ke empat besar turnamen harus pupus setelah Cristiano Ronaldo mencetak gol lewat titik putih untuk membuat Madrid lolos dengan skor agregat 4-3.
Laga itu juga diwarnai aksi protes keras kiper veteran Gianluigi Buffon yang tak puas dengan keputusan Oliver memberikan penalti 'lunak' bagi Madrid, hingga berujung kartu merah.
"Juventus layak menang atas Real Madrid," klaim Galliani kepada Corriere della Sera.
"Penalti yang diberikan bisa diperdebatkan, terlebih ada keputusan konyol untuk mengusir Buffon. Itu menunjukkan wasit tidak memahami psikologi sepakbola."
"Kesimpulannya, wasit [yang memimpin laga antara Madrid dan Juventus] adalah seorang idiot!"
Madrid yang sukses melangkah ke semi-final akan bertemu Bayern Munich pada 25 April dan 1 Mei mendatang.




