Pergelaran acara nonton bareng final Liga Champions antara Arsenal melawan Paris Saint-Germain yang digagas oleh Arsenal Indonesa Supporter (AIS), pada Sabtu (30/5) malam WIB, di Jakarta International Velodrome, menyisakan sejumlah catatan apik.
Gabriel Magalhaes berbagi kisahnya mengenai pengalaman "menyakitkan" saat gagal mengeksekusi tendangan penalti penentu dalam kekalahan Arsenal di final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain. Bek asal Brasil itu melihat tendangannya melambung di atas mistar gawang di Budapest, yang pada akhirnya mengantarkan raksasa Prancis itu meraih gelar juara Eropa untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Meskipun mengalami kekecewaan pribadi, bek tengah ini tetap tegar dan bangga atas musim bersejarah yang diraih The Gunners.
Legenda Arsenal, Martin Keown, mendesak Mikel Arteta untuk bertindak tegas di bursa transfer menyusul kekalahan memilukan klub tersebut di final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain. Meskipun berhasil meraih gelar juara Liga Premier, kekalahan 4-3 melalui adu penalti dari raksasa Prancis itu di Budapest telah memicu spekulasi tentang kedatangan pemain baru, dengan munculnya pertanyaan apakah The Gunners membutuhkan pemain yang lebih baik daripada rekrutan baru mereka, Viktor Gyokeres.
Rafael Leao telah menimbulkan keraguan serius mengenai masa depannya di AC Milan setelah mengakui bahwa ia siap menghadapi 'tantangan baru' di liga lain. Pemain sayap asal Portugal itu, yang telah menjadi sosok kunci di San Siro selama tujuh musim, tampaknya siap untuk hengkang setelah musim yang penuh gejolak yang membuat Rossoneri gagal lolos ke Liga Champions.