Ubah Kompetisi Harus Melalui Kongres Luar Biasa

La Nyalla menilai keputusan Sihar dalam menetapkan format kompetisi telah melanggar Statuta PSSI.
Anggota komite eksekutif (Exco) PSSI La Nyalla Machmud Mattalatti mengatakan, induk organisasi sepakbola nasional ini harus menggelar kongres luar biasa bila ingin mengubah format kompetisi.

Sebelumnya, ketua komite kompetisi Sihar Sitorus mengatakan, kompetisi sepakbola nasional bakal menerapkan sistem dua wilayah, dan diikuti 32 klub. Namun, La Nyalla menyatakan pengambilan keputusan format kompetisi itu melanggara Statuta PSSI dan FIFA.

“Saya tidak setuju dengan format itu. Yang benar adalah satu wilayah. Saya tetap berpegang kepada Statuta PSSI. Dalam statuta sudah jelas, kompetisi level atas diikuti 18 klub,” cetus La Nyalla.

“Sistem liga yang sebelumnya itu sudah bagus. Jangan diruwet-ruwetkan bikin kompetisi baru untuk mengakomodir kelompok-kelompok tertentu.”

“Kalau format kompetisi mau diubah, maka harus dilakukan melalui kongres. Kalau memang tidak diteruskan satu wilayah, saya akan meminta KLB (kongres luar biasa).”

Dalam kesempatan yang sama, La Nyalla juga mempertanyakan dasar hukum verifikasi klub. Menurutnya, penentuan verifikasi klub tidak pernah melibatkan anggota Exco lainnya.

“Saya sebagai anggota Exco tidak pernah merasa melakukan verifikasi. Yang melakukan verifikasi Sihar sendirian. Dasar hukumnya apa dia melakukan verifikasi? Yang memverifikasi itu tim. Ada tim ahli status, tim hukum dan tim organisasi. Itu yang sesuai statuta,” cetus La Nyalla.

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!