Di kesempatan ini, Buffon juga menjelaskan alasan dia menolak Barcelona, yang sebetulnya tertarik menjadikan dia kiper kedua di senja kariernya ketika itu.
"Saya menyukai gagasan bermain dengan Messi setelah CR7. Kendati demikian, suatu ketika saya sedang mengemudi dan di radio, mereka memutar lagu dari Jovanotti yang saya sangat sukai, yang sudah sepuluh tahun tidak saya dengar: 'Bella'," kenangnya.
"Saya mendongak dan melihat tanda Parma di jalan tol. Itu adalah sebuah tanda. Itulah bagaimana saya mengakhiri karier saya, tempat segalanya dimulai," tandas Buffon.