Girona FC v Getafe CF - LaLiga EA SportsGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

"Ya, aku menginjaknya" - Pemain pinjaman Manchester City, Claudio Echeverri, mengakui pelanggaran terhadap Jules Kounde menjelang gol penentu kontroversial Girona di menit akhir melawan Barcelona

  • Pengakuan Echeverri di tengah kekacauan derby

    Pemain pinjaman Manchester City, Echeverri, memainkan peran kunci dalam gol penentu yang kontroversial untuk Girona. Dengan skor imbang 1-1, pemain muda Argentina itu menantang Kounde, yang berujung pada gol penentu yang dicetak Beltran pada menit ke-86. Meskipun ada protes keras dari bangku cadangan Blaugrana didan tinjauan VAR, wasit memutuskan untuk mengesahkan gol tersebut, mengamankan kemenangan bersejarah bagi tuan rumah.

    Pertandingan sebelumnya melihat Yamal melewatkan peluang emas untuk membawa Barcelona unggul, dengan tendangan penalti yang mengenai tiang gawang pada masa injury time babak pertama. Meskipun Pau Cubarsi membuka skor dengan sundulan melengkung, Thomas Lemar segera menyamakan kedudukan, menyiapkan panggung untuk drama di menit-menit akhir. Pengakuan Echeverri setelah peluit akhir hanya menambah api frustrasi Barcelona setelah pekan yang sulit bagi raksasa Catalan.

    Echeverri sendiri jujur saat berbicara dengan media, mengakui bahwa ada kontak dengan bek Prancis tersebut selama transisi cepat. "Ya, saya menginjak kaki Kounde, tapi saya sedang berlari dengan kecepatan tinggi dan tidak melakukannya dengan sengaja," akunya. "Jika wasit menganggapnya sebagai pelanggaran, saya akan mengerti."

  • Iklan
  • Girona FC v Getafe CF - LaLiga EA SportsGetty Images Sport

    Pukulan dalam perebutan gelar dan kelegaan dari degradasi

    Kekalahan ini menandai pergeseran signifikan dalam persaingan gelar liga Spanyol, karena Barcelona kini tertinggal dua poin dari rival abadi mereka, Real Madrid. Setelah baru-baru ini mengalami kekalahan telak 4-0 dari Atletico Madrid di Copa del Rey, dua kekalahan berturut-turut telah menimbulkan pertanyaan serius tentang ketahanan mental tim Flick. Kekurangan ketajaman dalam penyelesaian akhir, yang tercermin dari perjuangan tak biasa Yamal, telah mengembalikan momentum ke pihak ibu kota.

    Bagi Girona, tiga poin ini merupakan lifeline besar dalam perjuangan mereka menghindari degradasi. Dengan mengakhiri rentetan tiga pertandingan tanpa kemenangan, tim asuhan Michel kini unggul lima poin dari zona degradasi dan naik ke peringkat ke-12 di klasemen.

    Meskipun manajer Girona, Michel, berargumen bahwa permainan tersebut tidak layak untuk ditinjau karena terjadi selama serangan balik cepat, pengakuan dari pemain yang bersalah menunjukkan adanya gangguan dalam komunikasi antara lapangan dan ruang VAR. Insiden ini kemungkinan besar akan mendominasi headline saat Barcelona berusaha bangkit untuk pertandingan mendatang melawan Levante.

  • Manajer berselisih pendapat mengenai kontroversi.

    Michel dengan cepat membela integritas kemenangan tersebut, menyerukan kepada para kritikus agar tidak hanya fokus pada kontroversi di akhir pertandingan. "Terus mengungkit satu insiden setelah pertunjukan yang kita saksikan seolah-olah merendahkan kualitas sepak bola," katanya kepada para wartawan. Ia menggambarkan pertandingan tersebut sebagai "pertunjukan yang fantastis" dan salah satu penampilan terbaik dalam karier kepelatihannya, menekankan bahwa kerja keras timnya pantas mendapatkan poin terlepas dari insiden tunggal yang melibatkan Kounde.

    Michel juga memanfaatkan kesempatan untuk memuji penampilan menonjol Daley Blind serta kiper Barca Joan Garcia. Ia menggambarkan penampilan Blind sebagai "pelajaran master" dalam bertahan melawan tim yang menekan tinggi dan memberikan kredit kepada Garcia sebagai "pemain terbaik Barca" pada awal pertandingan. Menurut Michel, kemenangan ini menjadi "titik balik" bagi klub yang bahkan tidak mengharapkan untuk mengambil poin dari pemimpin liga.

    Pelatih Barcelona, Flick, menolak untuk fokus pada keputusan kontroversial tersebut, mengatakan dia tidak akan menggunakannya sebagai alasan kekalahan timnya. "Apa pendapatmu? Pelanggaran, kan? Tidak perlu mengatakan lebih lanjut," katanya, kemudian menambahkan: "Jika kami bermain baik, saya bisa mengkritik keputusan itu... tapi saya tidak ingin itu digunakan sebagai alasan."

  • Tonggak sejarah dan peluang yang terlewatkan

    Gol pembuka Cubarsi menjadi momen bersejarah bagi bek muda tersebut, menandai gol pertamanya di La Liga. Di usia 19 tahun, ia tetap menjadi salah satu dari sedikit titik terang dalam barisan pertahanan yang kesulitan menjaga konsistensi dalam beberapa pekan terakhir. Namun, pencapaian bersejarahnya teredam oleh fakta bahwa Barcelona gagal menjaga gawang tak kebobolan untuk keempat kalinya secara berturut-turut di semua kompetisi.

    Kegagalan Yamal dalam mengeksekusi penalti menambah anomali statistik yang semakin mencolok bagi winger muda ini, yang sejauh ini tampil luar biasa musim ini. Ini adalah kali pertama dalam karier profesionalnya ia gagal mencetak gol dari titik penalti dalam pertandingan senior.

  • FBL-ESP-LIGA-GIRONA-BARCELONAAFP

    Masa krusial dua minggu bagi Flick

    Barcelona kini menghadapi periode pemulihan mental yang berat saat mereka menyaksikan Real Madrid berusaha memperlebar keunggulan mereka menjadi lima poin melawan Osasuna. Tanpa pertandingan tengah pekan yang dijadwalkan, Flick memiliki keleluasaan waktu namun juga beban pengawasan yang besar. Pertandingan mendatang melawan Levante kini menjadi "harus menang" jika mereka ingin mencegah keruntuhan di tengah musim berubah menjadi krisis penuh, terutama dengan leg kedua semifinal Copa del Rey yang akan datang.

    Girona akan berusaha memanfaatkan momentum ini saat mereka bertandang untuk menghadapi lawan di tengah klasemen dalam upaya mereka untuk secara matematis memastikan keselamatan. Perkembangan Echeverri tetap menjadi narasi kunci bagi City Football Group saat ia terus beradaptasi dengan sepak bola Eropa.

0