Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Omar Artan(C)Getty Images

Diterjemahkan oleh

Wasit ternama dilarang masuk ke AS dan secara mengejutkan dipastikan absen di Piala Dunia

  • Perselisihan imigrasi menggagalkan penunjukan bersejarah

    Wasit pria terbaik CAF tahun 2025 ditahan dan dideportasi begitu tiba di Florida, sehingga ia terlantar di Turki. Meskipun otoritas imigrasi AS belum secara resmi mengumumkan alasan pasti di balik deportasi mendadak tersebut, Somalia tetap berada di bawah pembatasan perjalanan yang ketat berdasarkan kebijakan administratif Amerika saat ini. Federasi Sepak Bola Somalia pun telah mengajukan permohonan darurat, dengan menegaskan bahwa wasit berpengalaman tersebut bepergian dengan dokumen yang sepenuhnya sah serta paspor diplomatik khusus.

  • Iklan
  • Referee Omar ArtanGetty

    Badan pengelola mengonfirmasi bahwa turnamen tersebut tidak dimasukkan

    Pihak FIFA segera bertindak untuk mengklarifikasi status wasit tersebut dalam turnamen setelah berkonsultasi dengan pihak keamanan perbatasan Amerika Serikat. Menanggapi insiden di bandara tersebut, pernyataan FIFA berbunyi: "FIFA dapat memastikan bahwa wasit Omar Abdulkadir Artan tidak akan dapat mengikuti sesi latihan maupun memimpin pertandingan di Piala Dunia FIFA 2026 setelah ia ditolak masuk ke Amerika Serikat.

    "FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk penentuan visa, dan telah diberitahu oleh pihak berwenang bahwa status Bapak Artan tidak akan diubah untuk saat ini. Sesuai dengan acara FIFA sebelumnya, pemerintah tuan rumah pada akhirnya menentukan siapa yang menerima visa dan siapa yang diizinkan masuk ke negara mereka."

  • Pihak berwenang di bidang politik membela keputusan terkait perbatasan

    Pengusiran yang mengejutkan tersebut telah memicu perdebatan politik yang cukup sengit terkait protokol imigrasi ketat yang diterapkan untuk turnamen multinasional yang semakin besar ini. Meskipun pemerintah menjamin kelancaran perjalanan bagi para atlet dan staf internasional, petugas perbatasan tetap bersikap tegas terkait kredensial wasit asal Afrika tersebut.

    Membela penegakan aturan tersebut, Andrew Giuliani, pemimpin Satuan Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia, mengatakan kepada BBC World Service: "Meskipun saya tidak bisa membahas detailnya, saya bisa mengatakan bahwa itu adalah keputusan yang tepat dari bea cukai dan patroli perbatasan, dan saya mendukung keputusan tersebut."

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • Referee Omar ArtanGetty

    Pejabat menargetkan kembalinya turnamen di masa depan

    Meskipun mengalami kemunduran pribadi yang sangat berat, pejabat FIFA tersebut tetap sangat dihormati di kalangan wasit internasional berkat penampilannya yang sukses di Piala Afrika. 51 wasit terpilih lainnya akan melanjutkan kamp pelatihan intensif praturnan di seluruh Amerika Utara menjelang pertandingan pembuka yang spektakuler pada Kamis ini.

    Menatap ke depan, Artan menyatakan: "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada FIFA dan CAF atas semua dukungan mereka dan saya berjanji untuk menjaga kualitas wasit saya tetap tinggi sambil fokus pada masa depan. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada keluarga sepak bola atas pesan-pesan mereka dan mendoakan rekan-rekan saya sukses besar selama Piala Dunia, serta menantikan untuk bergabung kembali dengan mereka di kompetisi-kompetisi mendatang."