Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Halaman ini berisi tautan afiliasi. Ketika Anda melakukan pembelian melalui tautan yang disediakan, kami dapat memperoleh komisi.
Al Ettifaq v Al Ahli SFC - Saudi Pro LeagueGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Video: Wijnaldum: Suporter Al-Ittihad seperti Liverpool, dan Vissing mengingatkan saya pada Klopp

Gelandang baru Al-Ittihad asal Belanda, Georginio Wijnaldum, memuji para suporter timnya, dengan menegaskan bahwa mereka mengingatkannya pada suporter yang pernah ia bela di klub Liverpool, juga di klub Feyenoord.

Sebelumnya, klub Al-Ittihad mengumumkan perekrutan Wijnaldum dalam transfer bebas, dengan kontrak yang berlaku untuk satu musim, setelah kontraknya berakhir bersama klub sebelumnya, Al-Ettifaq.

Anda dapat mendiskusikan berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum Kooora

  • Suporter Al-Ittihad seperti Liverpool

    Wijnaldum berkata mengenai suporter Al-Ittihad, dalam pernyataan kepada kanal klub Al-Ittihad di situs "YouTube": "Di setiap pertandingan yang saya hadapi mereka, mereka mendukung tim mereka dengan antusiasme yang besar".

    Ia menambahkan: "Begitu Anda tiba di stadion, dan melihat mereka berdatangan ke sana, atau kehadiran mereka di tribun, serta sorak-sorai mereka untuk tim mereka, Anda langsung merasakan bahwa ini adalah klub yang bersejarah dan besar, yang berdenyut dengan suporter dan orang-orangnya".

    Ia melanjutkan: "Inilah perasaan yang sama yang saya alami lebih besar lagi bersama Feyenoord dan Liverpool. Benar bahwa klub-klub saya sebelumnya yang lain juga memiliki hal itu, tetapi dengan kedua klub ini secara khusus, saya merasa bahwa klub benar-benar milik suporternya, dan inilah perasaan saya dengan Al-Ittihad".

  • Iklan
  • Hubungan Bergwijn

    Mengenai hubungannya dengan rekan senegaranya, Steven Bergwijn, sayap Al-Ittihad saat ini, ia berkata: "Ada kisah istimewa yang menyatukan kami, ketika saya berada di PSV Eindhoven, pada musim saat kami meraih gelar juara, dan saya menjadi kapten tim, saat itu ia bergabung sebagai pemain muda".

    Ia menjelaskan: "Pada pertandingan pertamanya bersama tim, ia memberikan umpan matang kepada saya yang darinya saya mencetak gol, dan sepanjang tahun-tahun berlalu kami tetap terus berkomunikasi, kami adalah sahabat yang sangat dekat, jadi ini adalah perasaan istimewa bisa berdampingan kembali di atas lapangan".

  • Posisi Wijnaldum

    Wijnaldum juga berbicara tentang posisi yang mungkin akan ia mainkan bersama Al Ittihad, di mana ia berkata: "Sejak awal karier saya, saya bermain sebagai pemain dengan naluri menyerang yang lebih besar, sebagai playmaker, yang merupakan posisi yang saya mainkan selama dua musim bersama pelatih Saad Al Shehri, dan segalanya berjalan dengan luar biasa."

    Ia menambahkan: "Namun, saya berada di bawah perintah pelatih di mana pun kebutuhan tim menuntut. Saya telah mengisi berbagai posisi, misalnya di Liverpool saya bukan seorang playmaker, melainkan gelandang jangkar, dan penempatan itu berhasil dengan sangat baik untuk kepentingan tim."

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • Kenangan Klopp

    Gelandang Belanda itu juga berbicara tentang bekerja di bawah kepemimpinan pelatih asal Jerman, Jens Wissing, terutama karena pengalaman sebelumnya bekerja di bawah kepemimpinan para pelatih Jerman, yang paling menonjol di antaranya adalah Jurgen Klopp di Liverpool.

    Wijnaldum mengatakan dalam hal ini: "Saya memandang pengalaman ini dengan optimisme besar, karena saya pernah bekerja sebelumnya dengan pelatih Jerman, dan pengalaman itu sangat sukses."

    Ia menambahkan: "Selain itu, saya juga mengikuti pertandingan-pertandingan tim dan melihat gaya permainannya, dan saya merasa hal itu sangat menggembirakan. Gayanya ofensif yang dibangun atas upaya mencetak gol, serta menempatkan para pemain di posisi yang tepat, untuk memanfaatkan kemampuan terbaik mereka."

  • Simak pernyataan Wijnaldum