Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Brighton & Hove Albion v Arsenal FC - Premier League 2026/27Getty Images Sport
Diterjemahkan oleh

Video: Sang juara bertahan tersingkir! Brighton mempermalukan Arsenal dan memberinya pelajaran pahit

Brighton mempermalukan tamunya Arsenal dengan tiga gol tanpa balas, setelah mengobrak-abrik pertahanan sang juara Liga Primer Inggris dan memaksakan pertandingan sepihak, pada hari Sabtu, dalam pekan kelima Premier League, sehingga menjadikannya kekalahan pertama musim ini dan menghentikan awal sempurna mereka di angka 4 kemenangan beruntun.

Kekalahan ini bukan sekadar kejatuhan dalam skor, setelah Arsenal tampil sangat lemah baik dari sisi pertahanan maupun fisik. Lini tengah dan pertahanan mereka kesulitan menghadapi kecepatan dan pergerakan para pemain Brighton, yang tampil lebih ganas dan lebih terorganisasi, serta memanfaatkan ruang dan kesalahan secara berulang.

  • Kekacauan yang nyata: Arsenal menderita hebat

    Pascal Gross membuka keunggulan Brighton pada menit ke-31 lewat tembakan dari luar kotak penalti, saat ia menerima bola dan bersiap melepaskan tendangan tanpa tekanan atau gangguan sama sekali dari para bek Arsenal yang mundur di hadapannya.



    Kemudian Charalampos Kostoulas "19 tahun" menggandakan keunggulan tuan rumah pada menit ke-45, sehingga Brighton mengakhiri babak pertama dengan unggul dua gol tanpa balas, setelah Arsenal kesulitan mengimbangi tempo pertandingan dan kehilangan efektivitas di lini tengah serta lini depan.



    Brighton melanjutkan keunggulannya usai jeda, dan Chema Andres menambahkan gol ketiga pada menit ke-57, sehingga posisi Arsenal semakin sulit dan menjauh dari peluang untuk kembali ke dalam pertandingan.


  • Iklan
  • Arsenal menguasai bola, Brighton mengancam

    Mikel Arteta mencoba mengubah wajah timnya dengan melakukan sejumlah pergantian pemain, memasukkan Viktor Gyokeres menggantikan Martin Odegaard pada menit ke-73, lalu menurunkan Eberechi Eze menggantikan Christos Tzolis, sebelum akhirnya Max Dowman masuk menggantikan Bukayo Saka pada menit ke-81.

    Meski Arsenal menguasai bola (62 persen) sejak awal babak kedua, mereka gagal mengubahnya menjadi ancaman yang nyata.

    Kai Havertz nyaris memperkecil ketertinggalan pada menit ke-78 setelah lolos berhadapan dengan gawang usai menerima umpan dari Gyokeres, tetapi tembakannya yang lemah mampu dihalau Bart Verbruggen.

    Di sisi lain, Brighton terus mengancam gawang Arsenal, dan nyaris menambah gol keempat ketika David Raya menepis tembakan Matt O'Riley pada menit ke-87, sebelum tembakan Malick Yalcouye membentur mistar beberapa saat kemudian.

  • Brighton pertahankan kemenangannya

    Arsenal tak mampu mengubah hasil pertandingan meski melancarkan tekanan di menit-menit akhir, sementara Brighton berhasil menjaga gawangnya tetap perawan hingga peluit panjang, meraih kemenangan yang layak dengan skor tiga gol tanpa balas dan tampil apik yang membongkar kesulitan Arsenal secara fisik, teknis, dan defensif.

    Brighton menambah koleksi poinnya menjadi 10 dan naik ke peringkat ketiga untuk sementara, sedangkan poin Arsenal tertahan di angka 12 pada posisi kedua, di belakang Manchester City berdasarkan selisih gol.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google