Tottenham Hotspur v Brighton & Hove Albion - Premier LeagueGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Tottenham 'sangat kecewa' dengan perekrut baru yang mendukung Arsenal setelah postingan di media sosial

  • ‘Berganti pihak’ untuk proyek

    Kontroversi ini bermula ketika Coachman, yang memegang lisensi UEFA B, membagikan foto dirinya mengenakan seragam latihan Tottenham bersama motto ikonik klub, ‘To Dare Is To Do’. Dalam postingannya, ia mengungkapkan kegembiraannya tentang peran barunya, dengan mengatakan bahwa ia “menantikan untuk membawa sekelompok bintang baru ke klub.” Namun, pengakuannya tentang loyalitas sepak bolanya yang sebenarnya lah yang benar-benar memicu kontroversi. Dalam postingan yang sama, Coachman menulis: “Kamu tahu proyek ini bagus ketika kamu adalah penggemar Arsenal sejak kecil dan beralih ke tim lain.” Pengakuan terang-terangan tentang akar Gunners-nya segera menarik perhatian kedua basis penggemar, yang berujung pada serangkaian balasan yang hanya memperdalam perpecahan.

  • Iklan
  • Lelucon 'lapisan dasar' berbalik menyerang.

    Seiring berjalannya percakapan, nada pembicaraan semakin menjadi-jadi, meskipun humor tersebut jelas tidak tersampaikan ke ruang direksi Spurs. Seperti dilaporkan oleh Daily Mail, ketika seorang pengguna menyarankan, “Jangan biarkan lencana itu menyentuh kulitmu,” Coachman menanggapi dengan nada rivalitas, menjawab: “Saya sudah punya lapisan dasar.”

    Interaksi tidak berhenti di situ; ketika seorang pengikut lain menyarankan, “Kita butuh seseorang di dalam,” sang pemandu balap menjawab dengan misterius, “shhhhh.” Api semakin membara ketika sebuah gambar ular diposting di kolom komentar, memicu Coachman untuk menjawab: “Aku tahu, aku tahu, itu pantas haha.”

  • Penggemar bereaksi terhadap apa yang mereka anggap sebagai kurangnya rasa hormat.

    Sementara beberapa pendukung Arsenal berusaha membela sang pemandu bakat dengan menyarankan bahwa komentar tersebut jelas dimaksudkan sebagai candaan ringan, para pendukung Tottenham tidak segan-segan memberikan kritik. Banyak penggemar menyoroti apa yang dianggap sebagai kurangnya rasa hormat terhadap institusi yang kini diwakili oleh Coachman, mempertanyakan profesionalisme seorang staf yang bercanda tentang kesulitan mengenakan seragam klub.

    Ketika ditanya oleh seorang komentator, “Bagaimana caranya kamu bisa memakai itu?” merujuk pada seragam Spurs-nya, jawaban Coachman, “Itu sulit,” dianggap oleh banyak orang sebagai titik puncak dalam insiden yang dengan cepat berubah menjadi masalah hubungan masyarakat bagi klub.

  • Tottenham Hotspur v Arsenal - Premier LeagueGetty Images Sport

    Tindakan disiplin internal yang akan segera diambil

    Meskipun Tottenham secara resmi enggan berkomentar, The Mail melaporkan bahwa pejabat klub telah mengekspresikan ketidakpuasan terhadap aktivitas media sosial Coachman. Mereka dilaporkan "sangat kecewa" dan kemungkinan akan mengambil tindakan lebih lanjut terhadap sang pemandu bakat. Diketahui bahwa masalah ini saat ini sedang ditangani secara internal melalui mekanisme disiplin klub untuk menentukan langkah-langkah yang paling tepat.

0