- PSSI-nya Kamerun skors 62 pemain
- Doualla masuk skuad Kamerun di Piala Afrika
- Indomitable Lions terancam dilarang ikut turnamen internasional
BackpageSkandal BESAR! 62 Pemain Diskors, Timnas Kamerun Terancam DILARANG Ikut Turnamen Internasional
Getty ImagesAPA YANG TERJADI?
Timnas Kamerun terancam dilarang ikut turnamen sepakbola internasional menyusul tuduhan pemalsuan umur yang turut melibatkan Wilfried Nathan Doualla. PSSI-nya Kamerun, yakni FECAFOOT, mengambil langkah tegas dengan menskors 62 pemain atas identitas ganda. Doualla, yang merupakan pemain termuda di dalam skuad Indomitable Lions pada Piala Afrika 2023 yang digelar Januari 2024 kemarin, menjadi salah satunya.
KONTROVERSI PEMALSUAN UMUR & IDENTITAS GANDA
Gelandang 17 tahun dari Victoria United itu menjadi nama kejutan dalam skuad Rigobert Song di Piala Afrika 2024. Namun, FECAFOOT menduga Doualla memalsukan usianya, sehingga ia dilarang berpartisipasi di laga play-off Elite One, liga kasta tertinggi di Kamerun. Usia Doualla yang sebenarnya masih belum dipublikasikan.
KATA VICTORIA UNITED
Victoria United membantah tuduhan identitas ganda yang melibatkan Doualla dan rekannya Nji Richmond.
"Kami percaya bahwa ini mungkin kesalahan dari Fecafoot," bunyi pernyataan klub. "Kami menyerukan kepada suporter kami untuk tetap tenang karena kami telah menyerahkan dokumen yang diperlukan untuk membuktikan bahwa para pemain tak memiliki identitas ganda."
TERANCAM SANKSI BERAT
Ini bukan kali pertama Kamerun disoroti atas skandal serupa. Faktanya, ini adalah tahun ketiga berturut-turut mereka terjegal kontroversi pemalsuan umur.
Peraturan Piala Afrika menjatuhkan sanksi berat untuk pelanggaran pemalsuan identitas. Jika Kamerun terbukti bersalah melakukan pemalsuan umur Doualla di Piala Afrika 2023, maka timnas Indomitable Lions terancam dilarang ikut Piala Afrika dua edisi. Namun jika karena kesalahan administratif, maka mereka hanya akan dihukum satu edisi.
GettySELANJUTNYA
Kabar ini mencuat setelah surat kabar Prancis Le Monde melakukan penyelidikan dan menemukan kejanggalan menjelang Piala Afrika 2023. Kendati demikian, FECAFOOT yang dikepalai eks-striker Barcelona, Inter Milan, dan Chelsea Samuel Eto'o menolak memberikan komentar.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami