Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

RC Deportivo A Coruna v Real Madrid - Trofeo Teresa HerreraGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

"Tidak selevel Guardiola dan Enrique": Apakah Mourinho masih pelatih kelas satu?

Program "La Tribu" di radio Marca membahas kembalinya Jose Mourinho ke Real Madrid, perkembangan pelatih asal Portugal itu selama bertahun-tahun, di samping kontroversi yang terus berlanjut seputar kepribadian dan gayanya.

Sebagian besar perbincangan berfokus pada versi Mourinho yang mungkin akan tampil pada fase baru ini bersama Real Madrid, dan apakah ia mampu menampilkan versi yang lebih tenang dibandingkan versi yang muncul selama periode pertamanya di Stadion Santiago Bernabeu.

Salah satu peserta diskusi mengatakan: "Saya rasa kita akan melihat versi yang berbeda dari yang kita lihat pada 2011".

Kendati demikian, yang lain menyatakan keraguan mengenai kemungkinan memisahkan Mourinho dari kepribadiannya yang kuat, bahkan salah satu peserta, sebagai isyarat akan sulitnya membayangkan dirinya jauh dari sifatnya yang kontroversial.

  • Mourinho: Sebuah Paket Lengkap

    Diskusi beralih ke sosok pelatih asal Portugal itu dan pengaruh kontroversi yang mewarnai perjalanan kariernya terhadap citranya.

    Salah satu peserta mengatakan: "Apa yang dilakukan Mourinho bukanlah sesuatu yang dibuat-buat, dan bukan pula tameng untuk berlindung. Mourinho memang seperti itu", sebelum merangkum gagasannya dengan berkata: "Kau harus menerima dirinya secara utuh".

    Sebaliknya, sebagian lain menilai bahwa Mourinho berhak untuk berkembang dan memperbaiki sejumlah perilaku yang menurutnya keliru, seraya menegaskan bahwa "setiap orang berhak meluruskan hal-hal yang ia sadari telah dilakukannya secara keliru".

    Baca juga: "Pesan yang sangat mengkhawatirkan": Gempa FIFA memicu kemarahan Uni Eropa

  • Iklan
  • Apakah Mourinho masih pelatih kelas satu?

    Penilaian terhadap Mourinho saat ini sebagai pelatih menjadi salah satu poin perdebatan paling tajam. Salah satu peserta menilai bahwa ia adalah "pelatih yang sangat bagus", tetapi tidak lagi berada pada level sepakbola yang sama dengan Guardiola atau Luis Enrique.

    Tanggapan pun datang dengan cepat: "Mourinho kelas satu, kelas satu, kelas satu".

    Dalam membela perjalanan kariernya, ditegaskan bahwa pelatih asal Portugal itu "berinovasi dan membuat timnya kompetitif", serta bahwa pengaruhnya dalam sepakbola melampaui hasil-hasil tim yang ia latih dalam beberapa tahun terakhir.

    Sebaliknya, para pengkritiknya berpegang pada perjalanan kariernya yang terakhir dan menurunnya jumlah gelar yang ia raih, dengan mengingatkan pada masa kariernya bersama Roma, kekalahannya di final Liga Europa dari Sevilla, lalu pengalaman-pengalamannya selanjutnya di Turki dan Portugal.

    Baca juga: Messi atau Kane? Legenda Jerman pilih yang paling layak raih Ballon d'Or

  • Real Madrid Tidak Hanya Merekrut Seorang Pelatih

    Diskusi ditutup dengan pembahasan mengenai alasan-alasan yang mendorong Real Madrid memilih Mourinho, sebab sebagian peserta menilai bahwa klub tidak hanya mencari sebuah model sepak bola, tetapi juga ingin mengembalikan sosok tertentu dan cara yang berbeda dalam menghadapi laga-laga besar.

    Salah seorang dari mereka mengatakan: "Real Madrid mendatangkan Mourinho karena dia adalah sebuah institusi, dan karena dia mewakili sebuah cara untuk menjadi", merujuk pada kenangan periode pertamanya bersama klub serta kemampuannya bersaing secara langsung melawan Barcelona.

    Pada akhirnya, hasil-hasil akan tetap menjadi faktor penentu, sebab pertarungan sesungguhnya Mourinho, sebagaimana disebutkan dalam diskusi, "bukanlah pertarungan pribadinya, melainkan upaya untuk membuat Real Madrid menang".

    Mourinho kembali ke Real Madrid pada saat klub berupaya mengubah arah musim-musim terakhir, setelah melewati dua tahun tanpa meraih gelar La Liga, di tengah dominasi Barcelona atas kompetisi tersebut. Diskusi berakhir dengan kalimat: "Mourinho adalah apa yang dibawa oleh Florentino Perez".

    Baca juga: Pengganti Salah? Liga Turki mengarahkan bidikannya ke Diaz

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google