Pasukan Gajah Perang, yang diasuh pelatih asal Jepang Masatada Ishii tak butuh waktu lama untuk menunjukkan dominasi, setelah Ben Davis membuka skor pada menit keempat.
Unggul cepat membuat Thailand tak terbendung, dan gol kedua sudah diceploskan oleh Patrik Gustavsson pada menit ke-17. Tim tersukses dalam sejarah Piala AFF itu semakin tak terkejar ketika Suphanat Mueanta mencetak gol ketiga pada menit ke-28, dan pembantaian babak pertama ditutup oleh Davis dengan gol keduanya empat menit kemudian.
Bukannya berpuas, mengamuk di separuh pertama ternyata membuat Gajah Perang makin haus darah. Muenta bahkan sudah kembali masuk papan skor pada menit kesembilan babak kedua.
Tak lama, Seksan Ratree tak ingin ketinggalan dan mencetak brace dalam lima menit pada menit ke-56 dan 61. Teerasak Poeiphimai lalu menggenapkan skor pada menit ke-79 sebelum menceploskan gol keduanya pada masa injury time 90+2. Semenit berselang, Nicholas Mickelsen memaksimalkan bola rebound untuk menutup pesta 10 gol Thailand.