Zakaria Labyad sangat yakin. Pemain sayap Corinthians ini menyarankan klub papan atas Brasil tersebut untuk memperpanjang kontrak rekan setimnya, Memphis Depay.
Getty Images Sport
Getty Images SportGelandang asal Maroko itu memastikan hasil imbang yang krusial dalam laga Copa Libertadores melawan Peñarol di Montevideo, setelah itu ia langsung mengalihkan perhatiannya ke masa depan Memphis di Corinthians.
Labyad merayakan gol penyama kedudukannya dengan meniru gestur ikonik Depay, yaitu dengan memasukkan jari-jarinya ke telinga. Ia juga memanfaatkan media Brasil setelah pertandingan untuk melobi pihak manajemen demi masa depan pemain internasional Oranje tersebut. Kini, dengan kontrak mantan penyerang FC Barcelona tersebut yang segera memasuki bulan-bulan terakhirnya, skuad telah bersatu dalam keinginan publik untuk mempertahankan sang penyerang.
Menilik kembali golnya sebagai bentuk penghormatan serta transformasi budaya dan olahraga yang luar biasa yang telah diwujudkan pemain asal Utrecht ini sejak kedatangannya ke Amerika Selatan, Labyad menyuarakan pendapat bersama dari ruang ganti. Dalam wawancara dengan ESPN, Labyad mengatakan: ''Ya, tentu saja perayaan itu merupakan penghormatan kepada Memphis.''
"Sangat penting bagi klub untuk mengambil langkah selanjutnya agar dia tetap di klub. Kami telah melihat apa yang telah dia lakukan selama dua tahun terakhir bersama para pemain, untuk klub: memenangkan tiga trofi dan membantu mereka menghindari degradasi. Dia telah melakukan pekerjaan luar biasa untuk tim, jadi bagi klub dan kami para pemain, kami akan sangat senang jika dia tetap di Corinthians," kata Labyad kepada manajemen klub.
Kontrak Memphis saat ini berlaku hingga akhir Juli, sehingga para petinggi klub terpaksa melakukan negosiasi intensif dengan tiga mitra komersial eksternal untuk membiayai sepenuhnya perpanjangan kontrak yang menguntungkan tersebut.
Musim Memphis cukup terganggu oleh masa pemulihan yang panjang. Penyerang ini absen sejak akhir Maret karena cedera. Cedera otot ringan di kaki kirinya saat latihan pada hari Senin telah menghentikan sementara proses rehabilitasinya, meskipun staf medis menganggap kemunduran ringan ini sebagai hal yang wajar bagi seorang atlet elit yang kembali beraktivitas setelah lama tidak bermain.
(C)Getty ImagesCorinthians akan menghadapi rangkaian tiga pertandingan yang melelahkan dan menuntut fisik dalam satu minggu. Dimulai dengan laga kandang yang berat di Campeonato Brasileirao melawan Atlético-MG pada Minggu, 24 Mei. Tim ini kemudian harus langsung bertanding dalam laga penentu di fase grup Copa Libertadores melawan Platense, sebelum bertandang ke markas Gremio pada 30 Mei.
Sementara manajemen berusaha menyelesaikan detail seputar kontrak baru, Memphis sepenuhnya fokus pada pemulihannya. Pasalnya, setelah fase akhir yang krusial bersama Corinthians, Piala Dunia menanti.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

