Mourinho-Gerrard-Beckham-Chelsea-EnglandGetty/GOAL

Penyesalan Gerrard Selama Jadi Pemain: Kalau Saja Dulu Dilatih Mourinho, Saya Punya Banyak Trofi!

  • Gerrard ungkap penyesalan dalam kariernya
  • Mendamba dilatih Mourinho bila waktu bisa diputar
  • Bakal punya banyak koleksi trofi
  • APA YANG TERJADI?

    Legenda Liverpool Steven Gerrard mengakui, dia menyesal tidak pernah mengambil kesempatan untuk bermain di bawah komando manajer top sekelas Jose Mourinho.

    Pemain legendaris The Reds yang kini menjadi pelatih klub Arab Saudi Al-Ettifaq itu pernah berada di situasi nyaris bergabung ke Chelsea polesan Mourinho ketika dia dulu aktif bermain.

    Akan tetapi, hati Gerrard saat itu selalu membimbingnya untuk sehidup semati buat Liverpool.

  • Iklan
  • APA KATA GERRARD?

    "Saya punya penyesalan, tidak bermain untuk pria sejati satu itu," kata Gerrard di podcas Vibe With Five.

    "Sebab, saya tahu Mourinho akan membuat saya jadi pemain yang lebih baik. Saya tahu, dia akan menambahkan lebih banyak trofi dibanding apa yang telah saya menangkan," aku Gerrard.

    "Saya hampir membuat keputusan apakah hengkang [ke Chelsea] atau bertahan. Namun, ayah saya seorang fan berat Liverpool, demikian juga saudara saya dan semua kawan saya," ungkap Gerrard.

  • GAMBARAN BESAR

    Namun bagi Gerrard, bisa menjadi legenda Liverpool adalah takdir terbaik yang pernah dialaminya, meski tak pernah menikmati bagaimana rasanya bermain dalam kendali seorang Mourinho.

    "Saya mendapat banyak kritik di media yang mengatakan 'dia harusnya hengkang ke Chelsea', tapi bagi saya, saya tahu saya selalu ingin pulang ke rumah [Liverpool]. Saya ditakdirkan untuk Liverpool," pungkasnya.

0