Menurut de la Fuente, para pemain tahu bagaimana mesti besikap di hadapan media, tanpa perlu diarahkan. Baginya, setiap pemain memiliki hak untuk menjawab pertanyaan atau sebaliknya.
"Kami bicara dengan para pemain, dan mereka fokus pada apa yang terjadi di sini. Bagaimana mereka mengatasi pertanyaan-pertanyaan tersebut dalam interview, bagaimana mereka mengelola momen-momen itu tergantung dari pemainnya -- mereka bisa memutuskan apakah mereka ingin bicara atau tidak," tambahnya.
"Dia bebas mengatakan, iya atau tidak," tandasnya.