FBL-WC-2026-ASIA-INA-IRQAFP

Shin Tae-Yong Kesal Dengan Wasit Ahmed Al-Kaf, Sebut Keputusannya Bias Hingga Rugikan Indonesia

  • Indonesia gagal curi poin penuh di Bahrain
  • Kebobolan gol penyama di menit ke-99
  • Padahal tambahan waktu babak kedua hanya enam menit
  • APA YANG TERJADI?

    Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong menilai kepemimpinan wasit Ahmed Al-Kaf terlalu bias dan merugikan timnya setelah Bahrain menyamakan skor menjadi 2-2 di matchday ketiga putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, Jumat (11/0) dini hari WIB tadi.

    Indonesia sejatinya unggul 2-1 hingga perpanjangan waktu berkat gol Rafael Struick di menit ke-74, namun Bahrain menyamakan kedudukan di menit kesembilan tambahan waktu.

    Yang jadi soal, perpanjangan waktu babak kedua 'cuma' enam menit namun tim tuan rumah memaksimalkan kesempatan terakhir melalui sepak pojok yang bisa dimanfaatkan Mohamed Marhoon untuk mencetak gol keduanya di laga ini.

  • Iklan
  • GAMBARAN BESAR

    Wasit Ahmed Al-Kaf lantas menjadi sorotan karena sejumlah keputusannya yang kontroversial. Sesaat sebelum tuan rumah menyamakan skor di menit akhir, Marselino Ferdinan dijatuhkan di kotak penalti lawan dan tidak ada intervensi VAR hingga terjadilah sepak pojok tersebut. Adapun jauh sebelum itu, beberapa pelanggaran diberikan kepada Bahrain di luar kotak penalti Indonesia, yang salah satunya dieksekusi menjadi gol lewat tendangan bebas Marhoon di menit ke-15.

    Berkat tambahan satu poin ini, Indonesia untuk sementara menghuni urutan kelima di tabel klasemen Grup C setelah mengoleksi tiga angka dari tiga laga yang dijalani. Sementara itu, Bahrain menempati satu peringkat di atasnya dengan koleksi empat poin.

  • APA YANG DIKATAKAN?

    Di sesi konferensi pers pasca-pertandingan, Shin Tae-yong mengkritisi kepemimpinan sang pengadil lapangan dan mengatakan: “Kedua tim melakukan yang terbaik sampai wasit meniupkan peluit panjang. Akan tetapi, saya harus memastikan kembali terkait dengan keputusan-keputusan wasit di pertandingan tadi. Bila AFC ingin semakin maju, maka keputusan dan kepemimpinan wasit juga perlu diperbaiki,” kata pria 53 tahun itu dikutip dari laman resmi PSSI.

    Tak berhenti di situ, pelatih yang karib disingkat STY itu juga menyoroti perpanjangan waktu yang kelewat batas: “Soal tambahan waktu, yang seharusnya enam menit namun menjadi lebih dari sembilan menit. Lalu, keputusan-keputusan wasit yang menurut saya bias. Saya rasa semua orang bisa memahami kenapa para pemain kami kesal dengan keputusan-keputusan tersebut,” pungkasnya.

  • TAHUKAH ANDA?

    Menyusul hasil imbang 2-2 ini, Bahrain kehilangan 4,39 poin di ranking FIFA dan Indonesia bertambah 4,39 poin. Meski begitu, posisi tim Garuda tetap di urutan ke-129 dan Bahrain turun dua peringkat ke 78.

  • BERIKUTNYA?

    Indonesia akan langsung bertolak ke Qingdao untuk menghadapi tuan rumah Tiongkok di matchday keempat, yang menurut rencana digelar di Youth Football Stadium pada Selasa (15/10) malam WIB.

0