Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

Al Nassr v Al Najmah: Saudi Pro LeagueGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Setelah skandal Al-Ahly... Tuduhan manipulasi dan kecurangan menghantam Cristiano Ronaldo!

Krisis pertandingan Al-Ahli Jeddah melawan Al-Fayha masih membayangi dunia olahraga, setelah kontroversi besar terkait keputusan wasit yang mewarnai pertandingan tersebut, terutama menyusul tuntutan "Al-Raqi" agar diberikan dua tendangan penalti.

Pertandingan berakhir imbang 1-1, dalam rangkaian pertandingan pekan ke-29 Liga Profesional Roshen, sehingga Al-Ahli kehilangan dua poin, dengan total 66 poin, dan semakin menjauh dari perebutan gelar juara.

Baca juga.. Kejutan besar.. Ivan Toni terancam skorsing selama satu tahun!

Peristiwa tersebut memicu gelombang perdebatan luas di kalangan sepak bola, mengingat dampak hasil pertandingan terhadap perebutan gelar Liga Pro Saudi, di tengah persaingan sengit antara Al-Nassr dan Al-Hilal pada tahap-tahap krusial musim ini.


  • Krisis yang memanas

    Krisis pun meletus setelah wasit pertandingan Al-Ahli Jeddah melawan Al-Fayha menolak memberikan dua tendangan penalti untuk "Al-Raqi", salah satunya terjadi pada menit-menit akhir pertandingan, meskipun ia telah memeriksa tayangan ulang video untuk meninjau insiden yang kontroversial tersebut.

    Sejumlah pakar dan analis wasit sepakat bahwa Al-Ahli layak mendapatkan setidaknya satu tendangan penalti selama pertandingan, dengan menilai bahwa keputusan yang diambil wasit menimbulkan banyak tanda tanya di kalangan olahraga.

    Kontroversi tersebut memicu reaksi keras dari manajemen Al-Ahli, yang mengeluarkan pernyataan resmi yang mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap keputusan wasit selama pertandingan. Baca selengkapnya

  • Iklan
  • Kritik terhadap wasit

    Krisis ini belum berakhir sampai di situ, karena penyerang Al-Ahli asal Inggris, Ivan Toney, mengeluarkan pernyataan kontroversial setelah pertandingan, di mana ia menuduh wasit melakukan kecurangan demi menguntungkan Al-Nassr.

    Tony mengatakan secara harfiah: "Wasit meminta kami melupakan liga dan fokus pada Liga Champions Asia, apakah ini masuk akal? Saya belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya."

    Baca selengkapnya.. Yassir: Pertandingan dicuri dari Al-Ahli.. dan wasit meminta kami melupakan liga!

    Dia melanjutkan: "Adegan-adegan yang tidak dihitung itu biasanya dihitung secara normal sepanjang musim, tetapi standar berubah pada tahap-tahap penentuan demi menguntungkan lawan."

    Dia menyimpulkan: "Saya berharap Komite Wasit Federasi Sepak Bola Saudi meninjau rekaman saat wasit berbicara dengan kami, untuk memastikan hal itu."

    Sementara itu, pelatih Al-Ahli asal Jerman, Matthias Jaissle, melancarkan serangan keras terhadap wasit, menegaskan apa yang dikatakan Tony, yang memicu perdebatan semakin memanas.

  • FBL-KSA-NASSR-NAJMAAFP

    Tuduhan yang menimpa Ronaldo

    Surat kabar Inggris "Daily Mail" menerbitkan sebuah laporan pada Kamis malam ini, yang menyebutkan: "Ronaldo berada di tengah tuduhan manipulasi dan kecurangan demi meraih gelar Liga Profesional Roshen".

    Laporan tersebut melanjutkan, "Apa yang terjadi dalam pertandingan Al-Ahli menimbulkan kontroversi, dan pernyataan Ivan Tony membuat situasi semakin memanas."

    Laporan tersebut menyoroti bahwa insiden kemarin mengindikasikan tuduhan serius yang menimpa Ronaldo dan rekan-rekannya terkait manipulasi wasit dalam pertandingan demi memberikan gelar Liga Saudi kepada mereka.

    Hal ini terjadi saat Al-Nassr memimpin klasemen Liga Roshen dengan 70 poin, unggul dua poin dari Al-Hilal dan empat poin dari Al-Ahli, sebelum mereka bertanding melawan Al-Akhdoud pada Sabtu mendatang.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google