Haaland GuardiolaGetty

Diterjemahkan oleh

"Saya berharap dia kembali" - Pep Guardiola memberikan update cedera Erling Haaland setelah striker tersebut absen dalam kemenangan atas Leeds

  • Masalah lutut memaksa Haaland absen dari skuad pertandingan.

    Kehadiran Haaland yang absen memicu kekhawatiran segera di kalangan pendukung setia yang ikut dalam perjalanan tim saat bus tim tiba tanpa penyerang utama divisi tersebut. Terungkap kemudian bahwa pemain berusia 25 tahun itu mengalami cedera ringan dalam latihan, dengan lututnya menjadi area masalah spesifik. Berbicara sebelum pertandingan, Guardiola menjelaskan: "Dua hari yang lalu, pada menit-menit terakhir latihan, [Haaland] mengalami beberapa masalah, cedera ringan. Ini bukan masalah besar, tapi dia belum siap untuk hari ini."

  • Iklan
  • Erling Haaland of Manchester CityGetty Images

    Misteri seputar kembalinya Haaland

    Meskipun awalnya meremehkan keparahan cedera tersebut, nada suara Guardiola menjadi lebih hati-hati setelah peluit akhir berbunyi di Elland Road. Ketika ditanya perasaannya tentang menghadapi laga melawan Leeds tanpa penyerang andalannya, pelatih asal Catalunya itu mengatakan kepada Sky Sports: "Saya harap dia bisa kembali!" Namun, kekecewaan para pendukung City semakin dalam ketika dia ditanya tentang jadwal pemulihan Haaland, dengan Guardiola hanya menjawab: "Saya tidak tahu."

    Waktu cedera ini jauh dari ideal bagi Manchester City, yang akan menghadapi periode krusial musim ini di tiga kompetisi berbeda. The Citizens akan menghadapi Nottingham Forest pada pertengahan pekan, diikuti dengan perjalanan menantang ke Newcastle di putaran kelima FA Cup, dan kemudian laga berat di babak 16 besar Liga Champions melawan Real Madrid. Kehilangan Haaland untuk periode yang signifikan akan menjadi pukulan besar bagi ambisi quadruple mereka, terutama saat mereka berusaha mengejar pemimpin Premier League, Arsenal.

  • Guardiola marah atas penjadwalan pertandingan.

    Kekecewaan Haaland bukanlah satu-satunya hal yang mengganggu pikiran Guardiola, karena manajer City melancarkan serangan pedas terhadap penyelenggara jadwal pertandingan. Pertandingan FA Cup City di Newcastle dijadwalkan kick-off pukul 8 malam, keputusan yang membuat Guardiola marah mengingat kedekatan dengan komitmen Eropa mereka.

    "Kami memiliki tiga hari sebelum pertandingan melawan Nottingham Forest," kata Guardiola. "Dan setelah itu di Piala FA, terima kasih banyak karena membiarkan kami bermain pukul 8 malam instead of 3 sore sehingga kami memiliki waktu pemulihan yang lebih sedikit untuk menghadapi Real Madrid. Jadi sekali lagi terima kasih banyak. Inilah yang harus kalian hadapi, tapi kalian harus mengatasinya."

    Untuk memperburuk keadaan, kedalaman skuad City diuji lebih lanjut saat Nico O'Reilly terpaksa keluar pada babak kedua kemenangan atas Leeds karena masalah pergelangan kaki. Pemain muda ini telah menjadi penemuan bagi klub musim ini, dan absennya dia menambah daftar cedera yang semakin panjang di Etihad. Guardiola tetap fokus pada gambaran besar, menegaskan bahwa kualifikasi Liga Champions adalah "tujuan utama, utama bagi klub" saat mereka memasuki fase krusial musim ini.

  • Leeds United v Manchester City - Premier LeagueGetty Images Sport

    "Satu pertandingan demi satu" untuk para Cityzens

    Meskipun ada kekhawatiran tentang cedera dan tekanan dalam persaingan gelar, Guardiola menolak untuk terbawa emosi oleh rekor kemenangan masa lalu atau skenario masa depan. "Saya tidak peduli sama sekali. Apa yang terjadi di masa lalu sudah berlalu," katanya kepada wartawan. "Anda ingin tahu apa yang akan terjadi melawan Nottingham Forest? Saya tidak punya jawaban untuk itu. Ketika kami memenangkan 13 atau 14 pertandingan berturut-turut untuk memenangkan Premier League melawan Liverpool, saya tidak pernah tahu kapan kami akan memenangkan 13 atau 14 pertandingan berturut-turut. Ini hanya satu pertandingan demi satu."

    Pada akhirnya, City berharap kekuatan kolektif mereka dapat membawa mereka melewati masa-masa sulit ini sementara Haaland absen. Pemain yang mencetak gol penentu, Antoine Semenyo, mengulang pernyataan ini, menekankan pentingnya mempertahankan momentum terlepas dari siapa yang bermain di lapangan. Semenyo mengatakan kepada media: "Itu berarti segalanya! Kami hanya ingin memenangkan semua pertandingan kami, dan apa pun yang dilakukan Arsenal, kami hanya perlu menunggu dan melihat. Kami hanya perlu mengendalikan apa yang bisa kami kendalikan, memenangkan pertandingan kami, dan kita akan lihat apa yang terjadi."

0