Di sela-sela pertandingan Piala Dunia antara Prancis dan Senegal (3:1), Müller mengatakan kepada Magenta TV mengenai hubungan para penggemar Inggris dengan pelatih tim nasional Jerman mereka: "Saya merasa mereka mengendalikan situasi dengan sangat baik. Mungkin tidak seperti yang dibayangkan oleh setiap orang Inggris. Saya rasa, bagi orang Inggris, sangat, sangat sulit untuk menerima bahwa seorang Jerman duduk di bangku pelatih."
AFPDiterjemahkan oleh
"Sangat, sangat sulit untuk diterima": Thomas Müller memiliki dugaan menarik mengenai Thomas Tuchel
Müller juga mengatakan, dalam beberapa percakapan dengan kenalannya di Inggris, ia diberi tahu bahwa bagi sebagian penggemar, bahkan trofi Piala Dunia yang telah lama dinantikan pun akan kehilangan nilainya karena ada seorang warga Jerman yang berdiri di pinggir lapangan.
Padahal, secara statistik, Tuchel sejauh ini hampir tidak memberikan alasan bagi kritik tersebut. Selama babak kualifikasi, ia membawa Three Lions melaju tanpa terkalahkan dan meraih poin penuh.
Getty Images SportMüller membela skuad Tuchel
Terutama penunjukan skuad oleh mantan pelatih Bayern itu memicu perdebatan sengit menjelang turnamen. Tidak dimasukkannya bintang-bintang top seperti Phil Foden atau Trent Alexander-Arnold cukup mengejutkan.
Namun, Müller yakin mengetahui alasan di balik hal tersebut dan membela pendekatan mantan pelatihnya: "Sekilas memang terlihat tidak biasa. Intinya di sini adalah untuk bertanding dalam sebuah turnamen. Dan ini juga tentang mempertimbangkan turnamen tersebut serta segala hal yang dibutuhkan untuk itu. Kamu akan memiliki pemain yang tidak banyak mendapat waktu bermain. Kamu juga akan memiliki pemain yang dibutuhkan untuk situasi-situasi khusus."
Müller: Tuchel telah belajar dari sejarah
Menurut Müller, alasan tidak adanya pemain-pemain ternama itu terletak pada kesalahan-kesalahan di masa lalu. Generasi-generasi pemain profesional sebelumnya justru gagal karena hal itu. "Para pemain generasi sebelumnya sendiri sebenarnya sudah dengan sangat jelas mengatakan bahwa itu adalah masalah. Kami tidak bisa bekerja sama, kami semua terlalu sombong, hanya sekumpulan pemimpin kecil," kata pria berusia 37 tahun itu.
Tuchel telah mengambil pelajaran dari sejarah ini dan, saat menyusun skuad, ia mengutamakan hierarki internal daripada daya tarik individu. “Menurut saya, dia berusaha memilih skuad yang menurutnya bisa menyatukan semua elemen yang dibutuhkan untuk menjadi juara dunia. Bukan sekadar untuk memuaskan mitra sponsor atau memastikan para bintang besar turut serta,” jelas Müller.
Getty Images SportGambaran umum skuad Inggris
Bagian tim Nama Gawang Jordan Pickford Kiper Dean Henderson Penjaga gawang James Trafford Bek Marc Guehi Bek Dan Burn Bek Ezri Konsa Bek Reece James Bek Nico O'Reilly Bek Jarell Quansah Bek Tino Livramento Bek John Stones Bek Djed Spence Gelandang Jude Bellingham Gelandang Declan Rice Gelandang Kobbie Mainoo Gelandang Eberechi Eze Gelandang Morgan Rogers Gelandang Jordan Henderson Gelandang Elliot Anderson Penyerang Harry Kane Penyerang Bukayo Saka Penyerang Anthony Gordon Penyerang Ollie Watkins Penyerang Marcus Rashford Penyerang Noni Madueke Penyerang Ivan Toney
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

