Ada sesuatu yang berubah dalam hubungan yang tampak ideal antara Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus. Setelah berbulan-bulan penuh keselarasan dan pujian yang saling terlontar, tanda-tanda ketegangan pertama muncul ketika kapten timnas Portugal itu mendapati dirinya berada di luar susunan pemain utama saat menghadapi Norwegia, lalu menjalani seluruh pertandingan di bangku cadangan dengan raut wajah yang tak menyembunyikan kekesalannya atas keputusan tersebut.
Timnas Portugal meraih kemenangan menegangkan atas Norwegia dengan skor 2-1, namun kemenangan itu bukanlah satu-satunya kisah yang lahir dari pertandingan tersebut, setelah perhatian para pengamat beralih ke Ronaldo, yang tampak marah sepanjang laga, kemudian langsung menuju ruang ganti begitu peluit panjang dibunyikan, tanpa ikut bersama rekan-rekannya memberikan salam kepada para suporter, dalam sebuah pemandangan yang tak biasa bagi seorang kapten timnas.
Keputusan untuk membiarkan Ronaldo di bangku cadangan menjadi lebih menarik perhatian, terlebih karena ia tampil beberapa hari sebelumnya selama lebih dari satu jam menghadapi Wales pada pertandingan pertama, sebelum perhitungannya berubah pada pertandingan kedua, hingga muncul pertanyaan seputar sifat hubungan antara sang bintang Portugal dan pelatihnya, serta apakah yang terjadi hanyalah sebuah keputusan teknis sesaat atau awal dari babak yang lebih rumit di antara kedua belah pihak.



