Jude Bellingham Real Madrid 2023-24Getty Images

"Kemenangan Kami DIRAMPAS, Kami Diancam!" - Almeria Kutuk Wasit & VAR Di Laga Real Madrid

  • Real Madrid comeback dramatis, kalahkan Almeria 3-2
  • Los Blancos diselamatkan tiga keputusan VAR
  • Almeria merasa "dirampas"
  • APA YANG TERJADI?

    Secara mengejutkan, Almeria yang berstatus juru kunci klasemen La Liga tanpa satu kemenangan pun mampu unggul 2-0 atas Real Madrid di Santiago Bernabeu, Minggu (21/1). Largie Ramazani membuka keunggulan dalam waktu 40 detik sebelum gol indah Edgar Gonzalez pada penghujung babak pertama semakin membungkam pendukung tuan rumah.

    Tapi Jude Bellingham mampu memperkecil ketinggalan lewat titik putih pada menit 57 - meski banyak yang menilai bahwa keputusan penalti tersebut berlebihan dan terlalu kejam. Tak lama kemudian, Almeria mengira mereka kembali unggul dua angka, namun lesakkan Sergio Arribas dianulir gegara terjadi pelanggaran terhadap Bellingham pada prosesnya.

    Hanya beberapa menit berselang, Los Blancos mendapat bantuan ketiga dari VAR saat Vinicius Junior menetralkan skor. Penyerang Brasil itu terlihat menceploskan bola dengan lengan atasnya, tetapi VAR memutuskan tak ada handball yang terjadi dan gol tersebut sah.

    Akhirnya, Almeria patah hati. Gol Dani Carvajal memenangkan anak asuh Carlo Ancelotti pada menit-menit terakhir injury time.

  • Iklan
  • real madrid almeria

    VAR RAMPAS KEMENANGAN ALMERIA?

    Tim tamu sontak kecewa karena harus pulang dengan tangan kosong setelah memberikan segalanya. Marc Pubill, bek mereka, pun tak tanggung-tanggung mengecam keputusan wasit.

    "Seseorang memutuskan bahwa kami tak diperbolehkan menang di sini, di Santiago Bernabeu, dan itulah yang terjadi," ucap Pubill kepada DAZN. "Kami pulang dengan perasaan bahwa mereka telah merampas pertandingan ini dari kami, itu jelas."

    "Tahun ini ada beberapa kejadian, kalau tidak komplain, mereka tak akan membantu Anda. Tapi situasi hari ini kelewat batas."

    "Hakim garis mengancam kami, dan parahnya lagi mungkin mereka pikir mereka telah bertugas dengan baik. Ini sangat menyakitkan, tapi La Liga masih kalah jauh dibandingkan Liga Primer Inggris."

  • TERLEBIH

    Manajer Almeria Gaizka Garitano mendapatkan kartu merah dan diusir dari pinggir lapangan karena melakukan protes keras terkait keputusan wasit dan VAR di laga melawan Real Madrid. Ia memilih untuk tutup mulut pasca-laga karena enggan mendapat hukuman tambahan.

    "Tidak ada yang bisa saya katakan. Sudah betul saya dikartu merah karena saya memang protes keras," ucap Garitano.

    "Kalian menonton pertandingan dan melihat apa yang terjadi. Pendapat saya? Itu tidak penting, karena kami para pelatih akan disanksi jika berani buka mulut, tak ada gunanya."

  • TANGGAPAN REAL MADRID

    "Saya memahami keluhan Almeria," ucap manajer Madrid, Carlo Ancelotti. "Keputusan-keputusan itu ditinjau oleh VAR dan wasit mengambil keputusan yang menurut saya sudah jelas."

    "Semua orang punya pendapat mereka masing-masing. Mereka (Almeria) tampil sangat bagus tapi kita harus melihat tiga keputusan itu dan semuanya sudah benar."

  • SELANJUTNYA UNTUK REAL MADRID & ALMERIA

    Los Blancos sempat menghuni puncak La Liga selama beberapa jam sebelum dikudeta Girona yang membantai Sevilla 5-1, Senin (22/1) dini hari WIB. Raksasa ibukota Spanyol itu bakal berharap bisa kembali memimpin klasemen dengan mengalahkan Las Palmas, Sabtu (27/1) mendatang.

    Sementara itu, Almeria, yang gagal mendapat kemenangan pertama musim ini, harus menjamu Deportivo Alaves pada Sabtu dini hari WIB tanpa ditemani sang manajer.

0