Man Utd Burnley ratings GFXGetty/GOAL

Rating Pemain Man Utd Vs Burnley: Benjamin Sesko Jadi Pahlawan, Tapi Pertahanan Setan Merah Kecewakan Darren Fletcher

Namun pada akhirnya, mereka harus puas dengan hasil imbang ketiga berturut-turut melawan tim yang berjuang di zona degradasi setelah Jaidon Anthony membalas untuk The Clarets. Pelatih interim Darren Fletcher hanya melakukan satu perubahan dari laga terakhir Amorim di Leeds, mengembalikan Fernandes yang sudah fit ke dalam tim dan mencadangkan Leny Yoro. Seperti dugaan, United turun dengan empat bek dan Fernandes bermain lebih ke depan dari biasanya di posisi gelandang serang. Perubahan formasi tidak serta-merta meningkatkan performa karena United gagal merepotkan Burnley di tahap awal, diperparah oleh Benjamin Sesko yang konsisten kehilangan bola.

Mereka tertinggal pada menit ke-13 karena nasib sial namun juga kurangnya intensitas di lini tengah. Casemiro membiarkan Bashir Humphreys lolos di belakangnya untuk menyambut umpan mantan pemain United, Hannibal Mejbri. Umpan silangnya melambung mengenai kaki Heaven yang terjulur lalu masuk ke sudut jauh gawang.

Gol itu membangunkan United dan mereka bergegas merespons namun berkali-kali digagalkan. Cunha tampak mencetak gol saat menyundul umpan silang Casemiro ke arah gawang, tetapi Humphreys melakukan sapuan akrobatik satu yard dari garis gawang. Tembakan Sesko terlalu lemah ke tangan Martin Dubravka, yang kemudian melakukan tepisan gemilang untuk menghalau sundulan striker Slovenia itu yang jauh lebih baik. Burnley melakukan sapuan garis gawang kedua sebelum jeda saat Maxime Esteve membuang upaya voli Patrick Dorgu.

Tekanan United membuahkan hasil saat mereka menyamakan kedudukan lima menit babak kedua berjalan. Sesko menembak melewati Dubravka setelah menerima umpan cerdik di belakang pertahanan dari Fernandes. Heaven membuang peluang emas untuk memimpin saat gagal memanfaatkan sundulan bebas jarak dekat, tetapi tim tamu tak menunggu lama untuk unggul, Sesko menyambar umpan silang Dorgu.

United hanya unggul enam menit karena pertahanan ceroboh Martinez membiarkan Anthony menembak bola ke gawang. United tak bisa mengandalkan Fernandes untuk menyelamatkan mereka karena sudah diganti, tetapi pemain pengganti Shea Lacey nyaris melakukannya; tembakan melengkungnya menghantam mistar dan satu tembakan jarak jauh nekatnya melenceng tipis.

GOAL memberikan rating pemain Man United dari Turf Moor...

  • Kiper & Bek

    Senne Lammens (6/10):

    Tidak melakukan penyelamatan berarti, takluk oleh satu-satunya tembakan tepat sasaran Burnley serta gol bunuh diri, meski ia tak bisa disalahkan atas keduanya.

    Diogo Dalot (5/10):

    Bukan malam untuk dikenang karena gagal membaca ancaman yang berujung gol pembuka dan tak cukup menawarkan bantuan serangan.

    Ayden Heaven (5/10):

    Gagal melakukan blok yang memberi Burnley keunggulan lalu membuang peluang emas menyamakan skor lewat kesalahan pada sundulan bebasnya. Bertanggung jawab sebagian atas dua gol terakhir yang bersarang di gawang United.

    Lisandro Martinez (5/10):

    Melakukan pelanggaran tak perlu pada Walker yang membuat golnya dianulir, lalu anehnya mundur menjauhi Anthony, mempersilakannya mencetak gol. Sisi positifnya, ia melepaskan umpan lambung yang membuat Fernandes menghantam tiang.

    Luke Shaw (6/10):

    Bermain dalam formasi empat bek tidak membuatnya banyak maju ke depan. Solid di sebagian besar laga meski seharusnya bisa berusaha lebih keras menghentikan Anthony, walau Martinez adalah pihak yang paling patut disalahkan.

  • Iklan
  • Gelandang

    Manuel Ugarte (6/10):

    Penampilan yang membaik lagi dari pemain Uruguay ini. Bertahan dengan rajin dan ambisius saat maju. Melakukan lari memukau membelah tengah lapangan di babak pertama dan membuka jalan bagi Dorgu untuk mengkreasikan gol kedua Sesko.

    Casemiro (6/10):

    Performa campur aduk. Buruk secara defensif karena membiarkan Humphreys lolos darinya, tetapi proaktif di area lawan, menyuplai sundulan Cunha yang disapu di garis gawang dan memberikan pre-assist untuk gol penyeimbang.

    Bruno Fernandes (7/10):

    Comeback yang kuat dari cedera. Mengkreasikan gol penyeimbang dengan umpan cerdik, menghantam tiang, dan ketika ia ditarik keluar untuk menjaga menit bermainnya, United kehilangan keunggulan serta harapan untuk memimpin kembali.

  • Penyerang

    Patrick Dorgu (7/10):

    Memanfaatkan kecepatannya dengan baik. Tembakannya disapu di garis gawang dan tampil brilian untuk mengarsiteki gol kedua Sesko.

    Benjamin Sesko (7/10):

    Bangkit dari babak pertama yang suram dengan dua penyelesaian akhir luar biasa, menunjukkan nilai bermain dengan insting ketimbang terlalu banyak berpikir. Masih bisa saja mencetak gol kemenangan, tetapi brace pertamanya adalah langkah ke arah yang benar.

    Matheus Cunha (6/10):

    Salah satu penampil United yang lebih baik, tembakannya juga sempat disapu di garis gawang. Pengaruhnya memudar di babak kedua dan akhirnya diganti.

  • Pergantian & Manajer

    Leny Yoro (6/10):

    Bermain dengan ketenangan lebih dibanding Heaven.

    Mason Mount (6/10):

    Tidak menciptakan cukup peluang setelah menerima tongkat estafet dari Fernandes.

    Joshua Zirkzee (5/10):

    Nyaris tak terlibat dalam permainan.

    Kobbie Mainoo (5/10):

    Membuang peluang untuk membuat perbedaan saat United butuh inspirasi, melepaskan tembakan konyol dari jarak 30 yard yang terbang ke tribun.

    Shea Lacey (N/A):

    Hanya berjarak beberapa inci dari momen impian saat tendangan melengkungnya menghantam mistar. Mentalitas yang tepat seperti yang dibutuhkan United.

    Darren Fletcher (6/10):

    Bukan audisi ideal untuk mengambil pekerjaan hingga akhir musim. Seperti dugaan memainkan empat bek tetapi tidak membuat United lebih baik hingga akhir babak pertama. Memasukkan Lacey adalah ide bagus, tetapi menarik keluar Fernandes — meski keputusan masuk akal untuk mencegah cedera — tidak berakhir baik.

0