Kiper asal Italia itu melakukan tiga penyelamatan krusial untuk mencegah malam yang frustrasi berubah menjadi lebih buruk, yang berarti City kini tertinggal empat poin dari The Gunners di puncak klasemen, alih-alih lima poin jika mereka kalah. Hasil ini memutus rentetan delapan kemenangan di semua kompetisi bagi pasukan Guardiola, tetapi menang di kandang Sunderland memang selalu menjadi tugas berat, mengingat mereka adalah satu-satunya tim selain Arsenal yang belum terkalahkan di kandang musim ini.
City kesulitan di wilayah timur laut Inggris musim ini, dengan kekalahan terakhir mereka di Liga Primer terjadi di markas Newcastle pada akhir November. Sejak itu, City bangkit untuk memberikan ancaman nyata bagi Arsenal, tetapi tidak ada yang berjalan mulus di sini.
Nathan Ake sempat mengalami kekhawatiran cedera saat laga baru berjalan beberapa menit, namun ia mampu melanjutkannya. City kemudian mengira mereka telah memimpin ketika Bernardo Silva mencetak gol, tetapi ia sedikit terjebak offside. Nico Gonzalez mengalami cedera yang memaksa Guardiola memasukkan Rodri saat jeda, mungkin lebih awal dari yang diinginkannya mengingat ini penampilan perdana pemain Spanyol itu dalam hampir tiga bulan. Masalah cedera kembali menimpa tim tamu ketika Savinho terpaksa ditarik keluar.
Penggantinya, Jeremy Doku, berhasil merepotkan tuan rumah dan pemain Belgia itu terlihat paling mungkin memecah kebuntuan. Namun, top skor Erling Haaland mengalami malam yang ingin dilupakan dan gagal mencetak gol untuk pertandingan kedua berturut-turut melawan Sunderland. Ini berarti The Black Cats adalah satu-satunya tim Liga Primer yang pernah ia hadapi namun belum berhasil ia bobol.
GOAL memberikan rating pemain Man City dari Stadium of Light...




