Babak pertama diwarnai dengan jumlah 'peluang emas' terbanyak di liga musim ini, dan rasanya seperti kompetisi soal siapa yang paling banyak membuang kesempatan. Haaland menyungkil bola melebar setelah menerima umpan terobosan indah dari Jeremy Doku, lalu tembakannya mengarah tepat ke Nick Pope usai menerima umpan tarik Nico O'Reilly. Foden melewatkan peluang yang lebih baik lagi ketika tembakannya melebar dari tiang jauh setelah melakukan umpan satu-dua dengan Rayan Cherki.
Newcastle juga sama borosnya. Nick Woltemade melepaskan tembakan dan sundulan yang terlalu dekat ke arah Gianluigi Donnarumma. Namun, Barnes adalah yang paling mengecewakan, entah bagaimana gagal mengenai sasaran dari jarak dekat saat menyambut umpan silang.
City sempat mengajukan dua klaim penalti yang ditolak, pertama saat Foden jatuh ditekel Fabian Schar — meski setelah melepaskan tembakan — dan kemudian saat tembakan Doku mengenai lengan Malick Thiaw.
Babak kedua berjalan tidak terlalu panik tetapi menghasilkan gol. Barnes menebus kegagalan fatalnya dengan menghujamkan bola ke pojok bawah untuk membawa Newcastle unggul pada menit ke-64. Kegembiraan The Magpies tak bertahan lama karena Dias mencetak gol balasan untuk City berkat defleksi dari Schar. Namun, Newcastle langsung membalas, memanfaatkan kesalahan Donnarumma yang buruk dalam mengamankan bola, sehingga malah masuk ke gawang setelah sundulan Bruno Guimaraes membentur mistar.
Gol tersebut disahkan setelah pemeriksaan VAR yang lama terkait offside, yang berarti City memiliki delapan menit tambahan waktu untuk bangkit. Namun itu sia-sia dan mereka harus menelan kekalahan keempat hanya dalam 12 laga Liga Primer, memberikan keuntungan besar bagi Arsenal dalam perburuan gelar, sehari sebelum derbi London utara.
Berikut rating para pemain Man City versi GOAL dari St James' Park...






