Liverpool Newcastle Wirtz EkitikeGetty

Rating Pemain Liverpool Vs Newcastle: Panggung Hugo Ekitike & Florian Wirtz! Duo Rekrutan Musim Panas Bawa The Reds Menang

Newcastle merepotkan Liverpool sepanjang babak pertama, mendominasi bola dan menekan gawang Alisson bertubi-tubi. Serangan yang dimotori Harvey Barnes, Anthony Elanga, dan Anthony Gordon menyebabkan masalah tak berkesudahan bagi The Reds. Gordon, yang bermain sebagai penyerang tengah dadakan, menjadi pembeda. Ia menyambar bola liar dari tekel Alexis Mac Allister, melewati Milos Kerkez, dan menaklukkan Alisson pada menit ke-36.

Sayangnya bagi pasukan Eddie Howe, gol itu justru membangunkan publik Anfield dan pemain Liverpool. Lima menit setelah tertinggal, Florian Wirtz meliuk melewati tantangan lawan, mencapai garis tepi, lalu mengirim umpan tarik kepada Ekitike yang menyelesaikannya di tiang dekat. Pemain Prancis itu mencetak gol keduanya dua menit berselang setelah melewati Malick Thiaw dan melepaskan tembakan kaki luar ke pojok bawah gawang Nick Pope.

Newcastle merespons dengan semangat di awal babak kedua, namun pertahanan Liverpool tetap kokoh. Fondasi kuat ini memungkinkan tuan rumah melakukan serangan balik cepat khas era Jurgen Klopp. Wirtz memimpin serangan pada menit ke-67, mengoper ke Salah yang mengembalikan bola ke tepi kotak penalti untuk diselesaikan sang pemain Jerman ke pojok bawah. Ibrahima Konate, yang tampil sangat tangguh di belakang, melengkapi kemenangan lewat gol keempat di akhir laga.

GOAL memberikan rating pemain Liverpool dari Anfield...

  • Liverpool v Newcastle United - Premier LeagueGetty Images Sport

    Kiper & Bek

    Alisson Becker (8/10):

    Kiper Brasil ini dipaksa bekerja keras lebih dari satu kali dan menunjukkan mengapa ia masih menjadi salah satu yang terbaik di dunia.

    Dominik Szoboszlai (8/10):

    Gelandang Hongaria ini bertransformasi menjadi opsi bek kanan yang dapat diandalkan dan mengirimkan sejumlah umpan silang yang sangat baik.

    Ibrahima Konate (9/10):

    Berdiri kokoh di babak kedua dan membantu memadamkan sejumlah serangan Newcastle saat lawan meningkatkan tempo. Pantas mendapatkan golnya di akhir laga.

    Virgil van Dijk (7/10):

    Menebus performa lesu pekan lalu melawan Bournemouth dengan kembali ke level ketenangannya yang biasa. Kemitraannya dengan Konate sangat bisa diandalkan dalam laga-laga besar.

    Milos Kerkez (6/10):

    Tidak cukup ketat menjaga Gordon pada gol pembuka Newcastle, tetapi memberikan umpan fantastis untuk mengawali gol kedua Ekitike.

  • Iklan
  • FBL-ENG-PR-LIVERPOOL-NEWCASTLEAFP

    Gelandang

    Ryan Gravenberch (6/10):

    Gelandang paling defensif The Reds ini sedikit kewalahan di setengah jam awal, tetapi meningkatkan performanya setelah jeda.

    Alexis Mac Allister (6/10):

    Bernasib sial melihat tekelnya justru jatuh ke kaki Gordon untuk gol pembuka, selebihnya tampil oke.

    Florian Wirtz (9/10):

    Penampilan menyenangkan dari pemain Jerman yang menunjukkan alasan Liverpool rela bayar mahal. Satu assist luar biasa dan gol indah melengkapi penampilan fenomenalnya.

  • Liverpool v Newcastle United - Premier LeagueGetty Images Sport

    Penyerang

    Mohamed Salah (7/10):

    Tidak egois saat melayani Wirtz dan tampil cerah sepanjang laga. Seharusnya bisa memanfaatkan salah satu dari segelintir peluangnya.

    Hugo Ekitike (9/10):

    Penampilan pemenang pertandingan dari Ekitike yang, bersama Wirtz, benar-benar mengubah jalannya laga. Dua gol briliannya cukup untuk membuat orang melupakan absennya Alexander Isak.

    Cody Gakpo (7/10):

    Saat Liverpool tertinggal di babak pertama, Gakpo adalah pemain utama yang mencoba membuat perbedaan. Sang penyerang bekerja tanpa lelah.

  • Liverpool FC v Qarabag FK - UEFA Champions League 2025/26 League Phase MD8Getty Images Sport

    Pergantian & Manajer

    Curtis Jones (N/A):

    Masuk di akhir laga dan menambah energi.

    Wataru Endo (N/A):

    Dimasukkan untuk mengamankan pertandingan.

    Federico Chiesa (N/A):

    Pemain pengganti yang masuk sangat terlambat.

    Arne Slot (8/10):

    Bisa saja tertinggal lebih dari satu gol di awal, tetapi tim yang dipilihnya mampu membalikkan keadaan.

0