Kai Havertz Arsenal HICGetty Images

Rating Pemain Arsenal Vs Chelsea: The Gunners Ke Wembley! Kai Havertz Hancurkan Mantan Klub, Bawa Pasukan Arteta Ke Final Piala Liga

Peluang terbaik Arsenal di babak pertama yang membosankan terjadi saat Gabriel Magalhaes mengirim umpan lambung manis kepada Gabriel Martinelli. Sayangnya, penyerang Brasil itu memberi bek Chelsea Malo Gusto cukup waktu untuk mundur dan memblok tembakannya. Tak banyak aksi di depan gawang pada babak kedua, kecuali sundulan jarak dekat Gabriel yang diblok Marc Cucurella saat Arsenal mencoba mematikan perlawanan.

Chelsea mencoba peruntungan lewat bola mati di akhir laga—tendangan bebas Cole Palmer membentur pagar betis dan sontekan Wesley Fofana melebar setelah sepak pojok—sementara tuan rumah gagal mendapat penalti saat tekel Trevoh Chalobah merebut bola dari Martinelli.

Namun, di akhir enam menit tambahan waktu, Arsenal menyegel tempat di final—yang pertama bagi mereka sejak 2020. Declan Rice memimpin serangan balik saat semua pemain Chelsea maju, lalu menyodorkan bola kepada mantan pemain The Blues, Kai Havertz, untuk mengirim mereka ke Wembley, di mana Manchester City atau Newcastle sudah menanti.

GOAL memberikan rating pemain Arsenal dari Emirates...

  • Arsenal v Chelsea - Carabao Cup Semi Final Second LegGetty Images Sport

    Kiper & Bek

    Kepa Arrizabalaga (6/10):

    Nyaris tak direpotkan oleh mantan klubnya bahkan ketika mereka mendominasi dan butuh gol sejak menit pertama.

    Jurrien Timber (7/10):

    Chelsea mengerahkan Cucurella, Estevao, dan Garnacho untuk menyerang bek kanan Arsenal ini, tetapi ia berhasil mengatasi setiap lawan.

    William Saliba (7/10):

    Cukup solid bertahan tetapi tidak diberi banyak ruang untuk maju ke depan seperti beberapa pekan terakhir.

    Gabriel Magalhaes (6/10):

    Sama tegasnya, namun menjadi titik lemah saat menguasai bola karena Chelsea menutup opsi operan sang bek saat membangun serangan dari belakang.

    Piero Hincapie (6/10):

    Sebagian besar serangan Chelsea menyasar sisi Hincapie, tetapi ia bekerja sangat baik mengatasi bombardir bola udara di sayapnya, terutama dengan striker fisik Delap yang bermain di sayap kanan.

  • Iklan
  • Arsenal v Chelsea - Carabao Cup Semi Final Second LegGetty Images Sport

    Gelandang

    Martin Zubimendi (6/10):

    Menjaga aliran bola tetap hidup tetapi tak berani mengambil risiko, saking efektifnya pressing Chelsea.

    Declan Rice (7/10):

    Juga kesulitan menembus garis pertahanan lewat operan, meski itu tak terlalu berpengaruh dalam skema besar pertandingan. Mencetak assist untuk Havertz di detik akhir.

    Eberechi Eze (5/10):

    Diberi kesempatan tampil di peran sentral menggantikan Martin Odegaard yang tidak fit, tetapi sinarnya meredup dengan sangat cepat.

  • FBL-ENG-LCUP-ARSENAL-CHELSEAAFP

    Penyerang

    Noni Madueke (5/10):

    Menerima beberapa tekel keras dari mantan rekan setimnya, Cucurella. Tak bisa memberi cukup percikan dan digantikan Trossard.

    Viktor Gyokeres (5/10):

    Hanya menyentuh bola tiga kali di babak pertama yang sulit. Lebih hidup setelah jeda sebelum digantikan Havertz.

    Gabriel Martinelli (5/10):

    Melakukan beberapa lari dan posisi yang bagus, tetapi produk akhirnya sangat kurang.

  • FBL-ENG-LCUP-ARSENAL-CHELSEAAFP

    Pergantian & Manajer

    Kai Havertz (7/10):

    Masuk menggantikan Gyokeres. Mencetak gol penutup laga, menunjuk lambang Arsenal saat menambah derita mantan klubnya.

    Leandro Trossard (6/10):

    Masuk menggantikan Madueke. Lebih terlibat dibanding penyerang Arsenal lain namun tetap minim kontribusi.

    Mikel Arteta (6/10):

    Tugas Arsenal hanyalah tidak kalah. Misi selesai, meski permainannya tidak cantik.

0