Portsmouth-ArsenalGOAL

Rating Pemain Arsenal Vs Portsmouth: Memang Si Paling Set-Piece! Hattrick Gabriel Martinelli Hindarkan The Gunners Dari Sihir Piala FA

Berambisi mengikuti jejak Wrexham dan Macclesfield dalam mewujudkan Magic of the FA Cup dengan menjadi giant killer di ajang tertua sepak bola Inggris, Portsmouth mampu membuka skor hanya tiga menit setelah sepak mula. Colby Bishop memanfaatkan tepisan lemah Kepa Arrizabalaga untuk mencetak gol kelimanya di Piala FA. Namun keunggulan tuan rumah hanya bertahan lima menit. Kengerian Arsenal dalam situasi bola mati kembali berbicara, meski Christian Norgaard harus gigit jari karena gol yang ia kira menjadi gol perdananya justru dicatat sebagai gol bunuh diri Dozzell, yang memasukkan sepak pojok Eberechi Eze ke gawang sendiri.

The Gunners akhirnya berbalik unggul lagi-lagi lewat sepak pojok. Kali ini, umpan Noni Madueke ditanduk Gabriel Martinelli. Gol tersebut ia cetak setelah dikecam habis-habisan usai melakukan tindakan tak terpuji terhadap Conor Bradley yang sedang cedera di laga Liga Inggris kontra Liverpool.

Berusaha memperlebar jarak sebelum turun minum, upaya Martinelli sempat membentur tiang padahal peluang terbuka lebar. Madueke kemudian memenangkan penalti setelah dilanggar mantan pemain akademi Arsenal, Zak Swanson. Meski sempat mengecoh kiper Josef Bursik, bola eksekusi Madueke melenceng tipis dari sasaran.

Portsmouth sempat hampir menyamakan kedudukan menjadi 2-2 ketika Conor Chaplin berdiri bebas di tiang jauh, tetapi tembakannya berhasil diblok Ben White. Kesempatan emas yang terbuang itu segera dibayar mahal. Kecerdikan Myles Lewis-Skelly memainkan tendangan bebas cepat membuka jalan bagi Gabriel Jesus, yang mengirim umpan silang rendah mematikan untuk diselesaikan Martinelli pada menit ke-53.

Demi meredam potensi kebangkitan tuan rumah, Mikel Arteta memasukkan Jurrien Timber dan Martin Odegaard, sementara Kai Havertz akhirnya mencatat penampilan pertamanya sejak cedera parah di awal musim. Tak lama berselang, Arsenal melengkapi malamnya dengan gol ketiga dari situasi sepak pojok. Kombinasi Madueke dan Martinelli kembali berbuah hasil, sang winger menyundul bola untuk melengkapi hattrick-nya dengan 18 menit tersisa.

Empat gol bola mati semua, memanglah Arsenal ini si paling set-piece!

GOAL menilai rating para pemain Arsenal yang menaklukkan Portsmouth di Fratton Park...

  • Portsmouth v Arsenal - Emirates FA Cup Third RoundGetty Images Sport

    Kiper & Bek

    Kepa Arrizabalaga (5/10):

    Kembali dipercaya di ajang piala domestik, kiper asal Spanyol ini tentu kecewa dengan perannya pada gol pembuka Portsmouth. Namun ia bangkit dan mencatat empat penyelamatan penting setelahnya.

    Ben White (7/10):

    Tampil pertama kali di 2026, White nyaris mencatat assist untuk Martinelli ketika skor 2-1, meski peluang itu berakhir menghajar tiang. Blok krusialnya atas Chaplin di awal babak kedua juga sangat vital.

    Christian Norgaard (6/10):

    Dipaksa bermain sebagai bek tengah darurat, ia dua kali kehilangan Bishop pada fase awal laga. Meski begitu, kontribusinya dalam proses gol penyeimbang Arsenal patut dicatat—meski tanpa namanya di papan skor.

    Gabriel Magalhaes (5/10):

    Secara umum tampil tenang, tetapi statistik duel udaranya mengejutkan: hanya menang 13 persen (1 dari 8).

    Myles Lewis-Skelly (7/10):

    Menggantikan Hincapie yang cedera di sisi kiri, instingnya memainkan tendangan bebas cepat berbuah gol ketiga Arsenal, yang dicetak Martinelli dari assist Gabriel Jesus.

  • Iklan
  • Eberechi Eze Arsenal 2025-26Getty Images

    Gelandang

    Ethan Nwaneri (5/10):

    Start pertamanya sejak awal November sekaligus debut di Piala FA, namun ia gagal memaksimalkan kesempatan—tak satu pun peluang tercipta selama hampir 70 menit bermain.

    Mikel Merino (8/10):

    Sering diplot sebagai striker musim ini, kapten sementara Arsenal justru bersinar saat dimainkan di lini tengah, terutama lewat distribusi bola dari area dalam.

    Eberechi Eze (6/10):

    Kembali tampil di Piala FA sejak gol penentunya di final musim lalu. Sepak pojoknya memicu gol penyeimbang Arsenal, meski selebihnya tampil kurang menggigit.

  • Portsmouth v Arsenal - Emirates FA Cup Third RoundGetty Images Sport

    Penyerang

    Noni Madueke (7/10):

    Penampilan pasang-surut. Kehilangan bola yang berujung gol pembuka Portsmouth, tetapi menebusnya dengan assist untuk gol kedua Arsenal. Ia juga memenangkan penalti, meski gagal mengeksekusinya. Assist keduanya kembali datang lewat sepak pojok untuk Martinelli.

    Gabriel Jesus (7/10):

    Lebih hidup di babak kedua dan mencatat assist untuk gol kedua Martinelli lewat umpan silang rendah yang luar biasa.

    Gabriel Martinelli (9/10):

    Hujan kritik buntut aksi memalukannya mendorong Conor Bradley yang terluka tak membuatnya gentar. Sundulannya membawa Arsenal unggul, lalu ia menambah dua gol lagi—termasuk penyelesaian dari umpan Jesus dan sundulan penutup dari sepak pojok—untuk melengkapi hattrick-nya.

  • FBL-ENG-FACUP-PORTSMOUTH-ARSENALAFP

    Pengganti & Manajer

    Kai Havertz (6/10):

    Kembali dari cedera panjang, pergerakannya cerdas saat Arsenal mendominasi babak kedua.

    Jurrien Timber (6/10):

    Masuk menggantikan White di kanan, tampil rapi dengan akurasi operan sempurna (24/24).

    Martin Odegaard (6/10):

    Tenang dan berkelas, membantu Arsenal mengontrol 20 menit terakhir tanpa celah.

    Marli Salmon (-):

    Masuk di menit-menit akhir saat laga sudah aman.

    Martin Zubimendi (-):

    Pergantian menit akhir.

    Mikel Arteta (7/10):

    Merotasi 10 pemain dari laga imbang kontra Liverpool, Arteta pasti puas dengan performa White dan Martinelli. Namun ia juga punya catatan untuk Nwaneri dan Eze yang kurang bersinar di lini tengah.

0