Arsenal Newcastle 16:9 GOAL

Rating Pemain Arsenal Vs Newcastle: Gabriel Magalhaes Zero To Hero! Gol Menit 'Berdarah' Persembahkan Tiga Poin Krusial Guna Kejar Liverpool

Arsenal tiba di St. James' Park dengan semangat menggebu usai Liverpool kalah dari Crystal Palace sehari sebelumnya. Kiper Newcastle Nick Pope sampai dipaksa bekerja keras menahan gempuran The Gunners di awal laga, dua kali menggagalkan peluang dari Eberechi Eze.

Jadi pahlawan di menit awal, Pope nyaris menjadi penjahat pada beberapa saat berikutnya. Kontroversi sempat terjadi saat Viktor Gyokeres dijatuhkan kiper 33 tahun itu di kotak penalti. Wasit Jarred Gillett sempat menunjuk titik putih, tetapi VAR membatalkannya setelah terlihat Pope menyentuh bola sedikit sebelum menjatuhkan striker Swedia tersebut.

Bukayo Saka terus meneror lewat sisi kanan, sementara Leandro Trossard nyaris memecah kebuntuan dengan sepakan keras yang membentur tiang. Tapi justru Newcastle yang mencetak gol lebih dulu pada menit ke-34. Krisis berawal dari Cristhian Mosquera yang salah mengarahkan umpan balik hingga menghasilkan sepak pojok. Dari situ, Gabriel terlalu mudah dijatuhkan oleh Woltemade, memberi ruang bagi striker jangkung asal Jerman itu untuk menanduk bola ke pojok gawang. The Gunners tertinggal.

Arsenal mengejar ketertinggalan usai turun minum, tapi Pope lagi-lagi tampil luar biasa ketika menggagalkan upaya Jurrien Timber. Namun, sama seperti pekan lalu kontra Manchester City, Arsenal menolak menyerah. Declan Rice mengirim umpan silang sempurna yang disambut tandukan Merino untuk menyamakan skor.

Dan di masa tambahan waktu, skenario paling dramatis terjadi. Dari sebuah sepak pojok, Martin Odegaard mengirim bola matang, Gabriel meloncat lebih tinggi dari semua pemain di kotak penalti dan menghantam bola ke gawang Pope. Dari “penjahat” yang membuat Arsenal kebobolan, bek Brasil itu berubah jadi pahlawan.

GOAL menilai rating para pemain Arsenal yang menang dramatis di markas Newcastle...

  • Newcastle United v Arsenal - Premier LeagueGetty Images Sport

    Kiper & Bek

    David Raya (6/10):

    Tak bisa berbuat banyak untuk menghentikan tandukan Woltemade yang begitu terarah, tapi selain itu nyaris tak memberi celah lain bagi Newcastle.

    Jurrien Timber (7/10):

    Kembali menunjukkan kualitas serba bisa. Aktif membantu serangan, bahkan hampir mencetak gol ketiganya musim ini andai tidak digagalkan Pope. Meski Anthony Gordon beberapa kali mencoba menerobos, Timber mampu menutup pergerakannya dengan baik.

    Cristhian Mosquera (5/10):

    Awalnya tampil solid menjaga Woltemade, tapi kesalahan mendasar berupa sapuan buruk yang berujung pada sepak pojok jadi awal petaka Arsenal. Meski bukan sepenuhnya salah dia, Arteta tak ragu menariknya keluar di jeda pertandingan untuk memasukkan William Saliba.

    Gabriel (7/10):

    Ia dijatuhkan terlalu mudah dalam duel udara yang menghasilkan gol pembuka Newcastle. Namun pada akhirnya, dialah penentu kemenangan. Sundulan kerasnya di menit ke-96 mengubah cerita—dari biang kerok jadi pahlawan.

    Riccardo Calafiori (6/10):

    Konsisten di sisi kiri. Mantap dalam bertahan melawan Jacob Murphy dan sesekali naik membantu serangan.

  • Iklan
  • Newcastle United v Arsenal - Premier LeagueGetty Images Sport

    Gelandang

    Martin Zubimendi (6/10):

    Menghadapi peran sulit untuk mencoba mengendalikan lini tengah melawan tim Newcastle yang terinspirasi dan kesulitan melakukannya. 

    Kesulitan mendominasi menghadapi pressing agresif Newcastle, membuat Arsenal tak selalu nyaman membangun serangan. 

    Declan Rice (7/10):

    Meski agak pasif di babak pertama, akhirnya menunjukkan kelasnya dengan umpan silang presisi yang menghasilkan gol penyama kedudukan. Ia juga mencatat recovery run krusial yang mencegah Murphy menambah keunggulan tuan rumah.

    Eberechi Eze (7/10):

    Diberi kesempatan tampil di posisi favoritnya, gelandang serang. Ia jadi salah satu ancaman terbesar bagi Newcastle, memaksa Pope melakukan beberapa penyelamatan gemilang.

  • FBL-ENG-PR-NEWCASTLE-ARSENALAFP

    Penyerang

    Bukayo Saka (6/10):

    Sesekali menunjukkan kualitas dengan sejumlah pergerakan berbahaya, tapi masih terlihat belum bugar sepenuhnya sehingga ditarik keluar di babak kedua.

    Leandro Trossard (6/10):

    Dipercaya sebagai starter dua laga EPL beruntun tapi minim kontribusi. Hampir mencetak gol ketika tendangannya membentur tiang.

    Viktor Gyokeres (7/10):

    Mungkin tak mencetak gol, tapi kehadirannya terus membuat lini belakang Newcastle gelisah. Ia juga sial karena penalti yang sempat diberikan akhirnya dianulir VAR.

  • TOPSHOT-FBL-ENG-PR-NEWCASTLE-ARSENALAFP

    Pengganti & Manajer

    William Saliba (6/10):

    Masuk pada paruh waktu. Tidak banyak memberi dampak selain sebuah tekel salah arang yang menyebabkan cedera Livramento.

    Mikel Merino (8/10):

    Jadi supersub yang sempurna: masuk dengan misi tertentu dan menuntaskannya lewat sundulan telak enam menit sebelum waktu normal habis. Selalu tampak lebih efektif dari bangku cadangan sejak musim lalu.

    Gabriel Martinelli (5/10):

    Diberi kesempatan 20 menit tapi gagal memberi pengaruh nyata.

    Martin Odegaard (7/10):

    Baru pulih cedera, langsung memberi kontribusi vital lewat umpan sepak pojok yang menghasilkan gol kemenangan Gabriel.

    Myles Lewis-Skelly (N/A):

    Hanya turun sebentar di penghujung laga. Kalah bersaing dengan Calafiori musim ini.

    Mikel Arteta (8/10):

    Patut dipuji. Formasi menyerang sempat goyah setelah gol Newcastle, tapi keberanian melakukan pergantian pemain berbuah manis. Merino dan Odegaard dari bangku cadangan sama-sama berperan langsung dalam kemenangan dramatis ini.

0