Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
imago-sport-1081817831.jpgZUMA Press Wire

Diterjemahkan oleh

Rahasianya di jam-jam fajar: Keluarga Alvarez bergerak dengan tindakan menentukan

Keputusan akhir mengenai masa depan Julian Alvarez memasuki tahap-tahap terakhirnya, di mana Barcelona masih tertarik kepada penyerang asal Argentina itu, tetapi Atletico Madrid terus menutup pintu bagi negosiasi dengan klub Catalan tersebut.

Presiden Barca, Joan Laporta, menegaskan pada Rabu lalu bahwa klubnya belum menyerah untuk mendatangkan sang pemain, sementara Atletico Madrid mengeluarkan pernyataan yang di dalamnya dewan direksi klub menegaskan dukungan mereka terhadap keputusan untuk tidak menjual pemain tersebut ke Barcelona, akibat tindakan-tindakan yang menurut klub telah dilakukan oleh tim Catalan sepanjang periode negosiasi.

Surat kabar "Sport" menyebutkan, mengutip radio Cadena SER, bahwa keluarga Alvarez dalam beberapa jam terakhir menggelar pertemuan yang berlangsung lebih dari 5 jam dengan agen sang pemain, Fernando Hidalgo, serta seluruh anggota timnya, termasuk para pengacaranya, dan pertemuan itu berlangsung hingga dini hari.

Tujuan pertemuan tersebut adalah untuk menganalisis situasi dan menilai apakah sang pemain pada akhirnya harus menerima tawaran Arsenal, di tengah semakin sulitnya kesempatan mengenakan kostum Barcelona, atau mencoba menata kembali hubungan dengan Atletico Madrid, dan inilah dua satu-satunya opsi yang dapat direalisasikan saat ini.

Anda dapat mendiskusikan berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum Kooora

  • Julian AlvarezGetty Images

    Alvarez dan langkah mundur ke belakang

    Arsenal menjadi satu-satunya tim yang saat ini muncul sebagai opsi nyata untuk mengeluarkan pemain asal Argentina itu dari Stadion Metropolitano, tetapi masalahnya terletak pada Julian sendiri yang masih belum sepenuhnya yakin untuk bermain bagi Arsenal.

    Adapun jalan kedua, itu jauh lebih sulit bagi sang penyerang, dan berkisar pada bertahan bersama Atletico Madrid serta menyampaikan permohonan maaf.

    Julian Alvarez harus mundur selangkah ke belakang, menerima situasi saat ini, dan berupaya mengembalikan kepercayaan para pendukung Atletico Madrid.

    Situasi ini menjadi semakin rumit setelah Atletico Madrid mempertegas nadanya lebih dari sebelumnya, karena klub tidak hanya menegaskan bahwa Julian tidak dijual ke Barcelona, tetapi dewan direksinya pun berbaris sepenuhnya di belakang keputusan tersebut.

    Arsenal memiliki kemampuan finansial untuk merampungkan transfer besar, dan masih terus mengamati dengan cermat perkembangan konflik ini. 

    Adapun Julian Alvarez, kini ia harus memutuskan apakah akan terus bertahan sampai akhir dengan keinginannya untuk pindah ke Barcelona, dengan menanggung risiko tetap tinggal di Madrid, atau akan membuka pintu bagi Arsenal.

  • Iklan

    SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google