"Saya tidak pernah lepas kendali di ruang ganti dan saya tidak pernah cukup emosional untuk kehilangan kendali atas diri saya sendiri di ruang ganti. Saya kira, itu satu-satunya dalam karier saya, di mana saya benar-benar hilang kendali," beber Jones di podcast High Performance.
"Saya benar-benar meledak, marah! Rangnick mempermalukan saya. Mempermalukan saya di depan publik Anfield, lebih-lebih lagi karena rival sengit, di depan fans [MU], keluarga saya dan para pemain," lanjutnya.
"Kami tertinggal 2-0 saat jeda, kami bermain tidak bagus. Saya kira, kami tidak menembak on target di babak pertama. Tak ada yang berhasil. Dan saya sebenarnya bermain baik di laga itu," sambung Jones.
"Mengingat di mana saya berada, apa yang telah saya alami, lutut dan cedera. Saya melihat kembali laga itu dan saya akan menyoroti apa pun. Saya tidak kehilangan bola, saya pun tenang saat di bawah tekanan," cerita Jones mengenai teknis laga itu.