Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

Raya Saka Arsenal GFXGetty Images

Pertama & SATU-SATUNYA! Arsenal Ukir Rekor Memalukan Usai Ditahan Imbang Wolves

  • Arsenal sia-siakan keunggulan

    Arsenal sempat terlihat melaju mulus menuju keunggulan tujuh poin di puncak klasemen Liga Inggris setelah Bukayo Saka mencetak gol dalam lima menit pertama dan Piero Hincapie menggandakan skor di awal babak kedua melawan Wolves, Kamis (19/2) dini hari WIB. Namun gol balasan Hugo Bueno serta gol bunuh diri Riccardo Calafiori di masa injury time buntut miskomunikasi David Raya dan Gabriel Magalhaes memaksa sang pemuncak klasemen harus berpuas diri dengan satu poin melawan sang juru kunci dan memberi Manchester City momentum untuk menyalip.

  • Iklan
  • Wolverhampton Wanderers v Arsenal - Premier LeagueGetty Images Sport

    Rekor memalukan Arsenal

    Hasil di Molineux itu menghadirkan statistik yang akan menghantui pendukung di Emirates pada fase penentuan musim ini. Dengan gagal mengamankan tiga poin, Arsenal menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Primer Inggris yang berstatus pemuncak klasemen tetapi gagal menang setelah unggul dua gol atas tim yang berada di zona degradasi, lebih-lebih tim juru kunci. Kehilangan poin dari tim yang memasuki pertandingan dengan hanya 10 poin jelas menjadi pukulan telak bagi Mikel Arteta, yang terus berada di bawah tekanan untuk mempersembahkan trofi liga setelah tiga musim beruntun hanya mampu finis kedua. The Gunners kini masih unggul lima poin atas Manchester City, namun pasukan Pep Guardiola memiliki satu laga tabungan dan reputasi sebagai tim yang nyaris tak terhentikan di paruh kedua musim.

  • Arteta emoh cari alasan

    Berbicara seusai pertandingan, Arteta tak berusaha menutupi kekecewaannya.

    “Sangat sulit diterima, tetapi di babak kedua kami tidak tampil di level yang dibutuhkan dalam aspek apa pun, standar yang diperlukan untuk memenangkan pertandingan Liga Inggris, dan kami harus membayar harganya," ucap pelatih asal Spanyol itu. "Terlalu banyak hal yang salah, satu demi satu. Kami tidak pernah benar-benar menguasai atau mengendalikan permainan."

    "Lebih baik tidak menilainya sekarang, kami semua masih terlalu emosional. Ini momen ketika Anda tidak tampil di level yang seharusnya, dengan ekspektasi setinggi ini, Anda harus menerima pukulannya. Karena kami memang pantas mendapatkannya.”

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • FBL-ENG-PR-MAN CITY-ARSENALAFP

    Akankah Arsenal gagal lagi?

    Dengan dua derbi London kontra Tottenham Hotspur dan Chelsea sudah menanti, tekanan di Emirates mencapai titik didih. Meski Bukayo Saka cs masih berada di posisi terdepan untuk saat ini, bayang-bayang kegagalan perburuan gelar musim-musim sebelumnya kembali menghantui London Utara. Dan Manchester City siap memanfaatkan setiap kesalahan historis berikutnya dalam perebutan gelar yang kian menegangkan.