Newcastle United FC v Arsenal FC - Premier LeagueGetty Images Sport

Peringatan Keras Martin Keown Untuk Arsenal: Segera 'Reset' Mental Juara Sebelum Gelar Liga Primer Melayang!

  • Kehilangan Poin Krusial di Molineux

    Arsenal harus menelan pil pahit setelah ditahan imbang 2-2 oleh tim juru kunci, Wolverhampton Wanderers, di Molineux pada Rabu malam. Padahal, skuad asuhan Mikel Arteta sempat unggul dua gol lebih dulu sebelum akhirnya kehilangan kendali permainan dan harus puas berbagi satu poin.

    Hasil mengecewakan ini membuat posisi The Gunners di puncak klasemen Liga Primer Inggris semakin rentan. Meski masih unggul lima poin atas Manchester City, sang rival terdekat memiliki tabungan satu pertandingan lebih banyak, sehingga secara matematis, penentuan gelar juara kini juga diramaikan oleh tim asuhan Pep Guardiola.

  • Iklan
  • FBL-ENG-PR-MAN CITY-ARSENALAFP

    Tekanan Mental di Jalur Juara

    Perburuan gelar Liga Primer pertama sejak era tak terkalahkan Invincibles 22 tahun silam tampaknya mulai memberikan beban mental yang berat bagi para pemain Arsenal. Kegagalan mempertahankan keunggulan melawan tim papan bawah menunjukkan adanya masalah konsentrasi dan ketidakmampuan untuk tampil mematikan di momen-momen krusial saat tekanan memuncak.

    Situasi ini menuntut respons cepat dari staf pelatih dan para pemain untuk mengembalikan ketenangan dan kepercayaan diri mereka. Dengan laga derbi London Utara melawan Tottenham Hotspur yang sudah menanti pada Minggu, Arsenal dituntut bangkit seketika dan tidak memiliki ruang lagi untuk meratapi hilangnya dua poin berharga tersebut.

  • Waktunya Kembali ke Titik Awal

    Melihat performa lesu dan penuh tekanan dari mantan timnya, legenda Arsenal Martin Keown mendesak The Gunners untuk segera menyegarkan kembali mentalitas mereka. Berbicara kepada TNT Sports, Keown menilai bahwa hasrat yang terlalu menggebu-gebu untuk meraih gelar terkadang justru bisa menjadi bumerang dan mematikan kejernihan berpikir para pemain di atas lapangan.

    "Mereka belum terlalu sering berada di situasi memimpin klasemen seperti ini. Saya rasa ini adalah saatnya untuk melakukan 'reset', sebuah pendekatan yang pernah mereka bicarakan di masa lalu. Jika kita mengibaratkan memulai musim ini dari awal lagi, Anda pasti akan langsung menekan lawan tanpa ampun dan menyelesaikan pertandingan dengan tuntas," tegas Keown.

    Keown mengkritik kurangnya determinasi tim saat kecolongan dari Wolves, menyebut para pemain kurang mematikan di depan gawang dan gagal menuntaskan lawan saat ada kesempatan. Ia sangat menekankan pentingnya membangun kembali tekad baja dan ketenangan mental sebelum laga tandang melawan Spurs.

    Mantan bek tangguh ini juga merujuk pada sejarah, mengingat kembali kekalahan menyakitkan Arsenal dari Manchester United di semi-final Piala FA 1999. Menurutnya, kegagalan semacam itu atau kemenangan di kompetisi lain (seperti final Piala Liga melawan Man City pada 22 Maret mendatang) bisa menjadi pelecut energi ekstra untuk membuktikan bahwa mereka benar-benar memiliki mentalitas seorang pemenang sejati.

  • FBL-ENG-PR-ARSENAL-MAN CITYAFP

    Bayang-bayang Man City di Dua Kompetisi

    Selain bersaing sangat ketat di kancah Liga Primer, Arsenal juga dipastikan akan berhadapan langsung dengan Manchester City di partai puncak turnamen domestik lainnya. Kedua raksasa ini dijadwalkan saling sikut pada final Piala Liga yang akan diselenggarakan di Stadion Wembley.

    Bagi Keown, Liga Primer tetap menjadi prioritas utama yang membedakan kelas sebuah tim dari yang lain. Namun, ia meyakini bahwa persaingan langsung melawan rival terberat di sebuah laga final piala domestik akan memberikan dampak psikologis yang masif terhadap sisa perjalanan mereka di liga.

  • Sebelas Laga Final Menuju Tangga Juara

    Perjalanan Arsenal musim ini masih jauh dari kata usai. Masih ada 11 pertandingan tersisa di Liga Primer yang harus diselesaikan, sebuah fase sangat krusial yang diibaratkan oleh pakar sepakbola Glenn Hoddle layaknya "sembilan lubang terakhir di turnamen golf Masters".

    Fase ini adalah momen penentuan di mana tekanan mencapai titik didih maksimal dan hanya tim dengan determinasi paling konsisten yang akan bertahan. Keown sangat berharap skuad Arsenal segera "terbangun", memetik pelajaran berharga dari laga melawan Wolves, dan kembali tampil dengan ketangguhan mental layaknya sang calon juara.

0