- Guardiola akui bikin kesalahan di bursa transfer kali ini
- Biarkan salah satu aset klub hengkang
- Percaya dengan komitmen para pemainnya
Getty ImagesPep Guardiola Akui Bikin Dosa Besar Di Manchester City
APA YANG TERJADI?
Manajer Manchester City Pep Guardiola menegaskan, dirinya baru saja membuat dosa besar di klubnya ini selama bursa transfer musim panas.
Guardiola mengakui, dia telah mengambil langkah keliru dengan membiarkan striker Julian Alvarez jatuh ke pangkuan Atletico Madrid.
Seiring rampungnya bursa transfer kali ini, Guardiola menyadari, skuadnya kekurangan opsi di lini penyerangan dalam mengarungi musim 2024/25.
Untuk diketahui, Alvarez dilepas ke klub ibu kota Spanyol senilai £81 juta.
APA YANG DIKATAKAN?
"Dengan skuad yang sekarang saya bahagia. [Tapi] kami tidak menduga Julian akan hengkang, meskipun dia dia sudah menjalin pembicaraan dengan klub lain sejak lama, bersama agennya. Jadi itu memang bisa terjadi dan pada akhirnya benar-benar terjadi," buka Guardiola.
"Kami melihat apa yang kami miliki, jika kami mendapati deretan masalah cedera, itu akan jadi problem, tapi dalam beberapa bulan Oscar Bobb akan kembali [dari cedera] dan Phil [Foden] berada di posisi itu, [James] McAtee bisa bermain di posisi itu, [Ilkay] Gundogan bisa bermain di posisi itu, Bernado [juga]," sambung Guardiola.
"Mereka adalah pemain-pemain yang berbeda dengan Erling [Haaland] tentu saja. Mungkin ini adalah sebuah dosa [membiarkan Alvarez hengkang]. Entahlah, tapi saya tidak membiarkan pemain tanpa bermain dalam waktu yang lama. Ketika semua pemain terlibat dengan kesempatan untuk bermain, kinerja tim selalu jadi lebih baik," jelas sang manajer.
KOMITMEN PARA PEMAIN
Namun Guardiola selalu percaya dengan komitmen para pemainnya, baik yang dipercaya jadi pemain inti dan mereka yang ditempatkan di bangku cadangan.
"Saya tahu tim ini dan betapa serius dan profesionalnya mereka dan komitmen mereka di setiap laga," tandas Guardiola.



