Inter Miami telah melakukan kunjungan bersejarah ke Gedung Putih untuk merayakan kemenangan mereka di MLS Cup 2025, namun pemilik klub yang paling terkenal absen dalam acara tersebut. Sementara Lionel Messi dan rekan-rekannya dihormati oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, David Beckham terpaksa tetap berada di Eropa karena komitmen pribadi yang sudah lama direncanakan. Konflik jadwal mantan kapten timnas Inggris tersebut membuatnya absen dalam momen bersejarah bagi franchise yang ia bangun.
Kehadiran yang jarang terjadi bagi arsitek klub.
Tim Inter Miami tiba di Washington, D.C. pada Kamis untuk menerima pengakuan resmi atas musim kejuaraan mereka yang luar biasa. Setelah kemenangan mereka di final MLS Cup 2025, tim tersebut diundang ke Gedung Putih, sebagaimana lazimnya bagi juara olahraga besar Amerika Serikat. Namun, Beckham tidak ikut dalam rombongan tersebut. Pria berusia 50 tahun itu awalnya berencana memimpin delegasi bersama skuad bintangnya, yang termasuk legenda Barcelona Sergio Busquets, Jordi Alba, dan Luis Suarez. Meskipun absen, acara tersebut menjadi bukti kemajuan pesat klub ekspansi yang baru bergabung sebagai franchise ke-25 di liga beberapa tahun lalu.
Iklan
Getty Images News
Mode lebih diutamakan daripada politik.
Alasan ketidakhadiran Beckham murni bersifat logistik, bukan sebagai bentuk penolakan terhadap pemerintahan. Menurut laporan CNN, seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi bahwa ikon Manchester United tersebut tetap berada di Eropa untuk mendukung keluarganya. Ia berada di Eropa untuk menghadiri peragaan busana istrinya, Victoria, kata pejabat tersebut. Mengingat pentingnya merek Victoria dalam lingkaran mode internasional, pemilik bersama Miami tersebut memilih untuk memprioritaskan pencapaian profesional istrinya daripada kunjungan ceremonial ke ibu kota, sehingga para anggota dewan lainnya mewakili kelompok kepemilikan.
Puncak dari sebuah proyek global
Dampak Beckham terhadap sepak bola di Amerika Utara tidak bisa diremehkan, setelah ia beralih dari pemain bintang revolusioner di LA Galaxy menjadi arsitek utama tim di Miami. Dengan berhasil mendatangkan Messi ke Florida, Beckham mengubah tim ekspansi yang sedang kesulitan menjadi kekuatan global dalam waktu singkat. Kunjungan ke Gedung Putih ini merupakan pengakuan tertinggi atas proyek ambisius tersebut, yang melihat klub meraih trofi setelah kedatangan para bintang senior mereka.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami
Setelah upacara perayaan selesai, Miami kini harus kembali fokus pada tantangan berat kampanye 2026. The Herons saat ini menghadapi jadwal pertandingan yang padat, di mana mereka menjadi tim yang ingin dikalahkan oleh semua lawan. Mempertahankan kebugaran bintang-bintang senior seperti Messi dan Suarez tetap menjadi tantangan utama bagi staf pelatih, terutama dengan tekanan tambahan dari kompetisi kontinental dan pertahanan gelar Piala Liga yang semakin dekat. Beckham diperkirakan akan kembali bergabung dengan lingkaran dalam klub dalam waktu dekat, saat klub bersiap untuk serangkaian pertandingan kandang krusial yang akan menentukan apakah mereka dapat mempertahankan status "dinasti" yang begitu jelas dibayangkan oleh pemilik klub.