Pertandingan ini terasa seperti formalitas belaka setelah kemenangan telak Arsenal 4-0 di Belgia pekan lalu, namun skor tersebut tampaknya membebaskan Leuven, yang tampil jauh lebih baik daripada penampilan mengecewakan mereka di kandang. Memang, tim tamu hampir saja memimpin setelah 20 menit, ketika Laia Codina salah mengantisipasi umpan panjang ke depan dan Jada Conijnenberg lolos ke gawang, namun Daphne van Domselaar tampil gemilang dan menggagalkannya.
Ketika Arsenal memimpin beberapa menit kemudian, Russo mengejutkan Lowiese Seynhaeve di tiang dekatnya dengan tendangan awal, rasanya ini akan berjalan lancar dengan keunggulan agregat Arsenal 5-0. Namun, Leuven merespons dengan baik dan menyamakan skor setelah melewati menit ke-30, saat Sara Pusztai menyelesaikan serangan tim yang bagus, meskipun tendangannya mungkin bisa dihalau lebih baik oleh Van Domselaar.
Skor tetap imbang untuk sementara waktu, karena kedua tim kesulitan menciptakan peluang di lapangan yang sulit dalam cuaca buruk. Itu berubah ketika Caitlin Foord, yang menjadi ancaman sepanjang malam bagi pertahanan Leuven, mendapatkan penalti setelah menit ke-60. Caldentey dengan tenang mengeksekusi penalti dari jarak 12 yard, dan hal itu membuat Arsenal memiliki akhir pertandingan yang optimis. Russo dan Foord keduanya menguji Seynhaeve sebelum striker Inggris itu menutup skor di menit terakhir babak pertama, menunjukkan keterampilan kaki yang luar biasa sebelum melepaskan tembakan keras ke sudut bawah gawang.
Hasil ini sudah tak diragukan lagi sebelum kick-off, namun memastikan bahwa The Gunners akan menghadapi Chelsea di perempat final Liga Champions bulan depan.
GOAL menilai pemain Arsenal dari Meadow Park...

.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)

.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)

