Benjamin Pavard MarsigliaGetty Images

Performa Mengecewakan, Marseille Batal Permanenkan Benjamin Pavard Dan Siap Pulangkan Ke Inter Milan

  • Gagal Memikat Hati Manajemen

    Inter Milan kemungkinan besar harus menerima kembali Benjamin Pavard pada musim panas mendatang. Pihak Olympique Marseille dilaporkan tidak berniat untuk membeli bek tersebut secara permanen setelah masa peminjamannya berakhir. Pavard awalnya dipinjamkan ke klub Prancis itu dengan biaya €2,5 juta, disertai opsi pembelian di akhir musim senilai €15 juta.

    Inter sebenarnya sangat berharap Marseille bersedia mengaktifkan klausul pembelian tersebut untuk menyuntikkan dana segar ke kas klub. Namun, performa Pavard dinilai jauh dari harapan. Sorotan tajam dari media Prancis muncul terutama setelah kekalahan memalukan 5-0 dari Paris Saint-Germain, yang membuat masa depannya di Stade Velodrome setelah 30 Juni semakin diragukan.

  • Iklan
  • Ambisi yang Belum Terwujud

    Saat bergabung di pengujung bursa transfer musim panas lalu, Pavard sempat mengungkapkan tekadnya yang kuat. "Saya hanya ingin bergabung dengan Marseille," ujar bek timnas Prancis tersebut. Ia berharap kepindahannya ke Ligue 1 akan memberikan waktu bermain reguler demi mengamankan tempat di skuad Prancis untuk Piala Dunia 2026.

    Seorang sumber kepada AFP mengonfirmasi bahwa Pavard telah menyepakati kepindahannya dari Inter Milan pada menit-menit akhir jendela transfer. Kedatangannya dibarengi dengan perekrutan Emerson Palmieri dari West Ham, dengan harapan keduanya bisa menstabilkan ruang ganti Marseille yang sempat bergejolak di awal musim.

  • Nilai Pasar yang Merosot

    Jika Pavard benar-benar dikembalikan, ini akan menjadi masalah ganda bagi Inter. Selain gagal mendapatkan dana transfer €15 juta, nilai pasar sang pemain berpotensi turun akibat performa buruknya di Prancis. Kontrak pemain berusia 29 tahun ini bersama Nerazzurri masih berlaku cukup panjang, yakni hingga Juni 2028.

    Sejauh musim ini berjalan, Pavard sebenarnya telah mencatatkan 26 penampilan kompetitif untuk Marseille, dengan kontribusi satu gol dan tiga assist dari lini pertahanan. Namun, statistik ofensif tersebut tidak mampu menutupi kekecewaan atas kinerja pertahanannya dalam laga-laga krusial, yang membuat manajemen Marseille berpikir ulang untuk mengeluarkan dana besar baginya.

  • Reuni yang Tertunda

    Kepindahan Pavard ke Marseille sebenarnya merupakan momen "pulang kampung" pertamanya di level klub sejak meninggalkan Prancis hampir satu dekade lalu. Pemenang Piala Dunia 2018 ini belum pernah bermain di kompetisi sepakbola klub Prancis sejak ia meninggalkan Lille untuk bergabung dengan Stuttgart pada 2016.

  • Masa Depan Tak Menentu

    Dengan performa yang terus disorot, Pavard kini menghadapi bulan-bulan penentuan. Jika tidak ada peningkatan drastis dalam sisa musim ini, ia dipastikan akan kembali ke Inter. Hal ini memaksa manajemen Inter untuk kembali memutar otak mencari solusi bagi pemain yang tampaknya tidak lagi masuk dalam rencana jangka panjang mereka namun masih terikat kontrak.

    Bagi Marseille, fokus mereka kini beralih untuk menyelesaikan musim sebaik mungkin meski tanpa rencana jangka panjang untuk Pavard. Sementara bagi sang pemain, impiannya untuk tampil menonjol demi satu tempat di Piala Dunia 2026 kini berada dalam bahaya jika ia tidak segera menemukan kembali performa terbaiknya atau klub yang tepat musim depan.

0