Getty/GOALRekor Mo Salah bersama Mesir
Catatan 100 kontribusi tersebut terdiri dari 65 gol dan 35 assist, yang dibukukan Mohamed Salah dari 111 penampilan bersama Mesir. Debutnya untuk The Pharaohs terjadi pada 2011 dan sejak itu ia konsisten menjadi figur sentral selama hampir 15 tahun.
Meski sarat prestasi bersama Liverpool, Salah masih belum memenangkan gelar bersama tim nasional. Ia bertekad mengakhiri penantian itu pada 2026 dan kini, sebagai kapten, memimpin upaya Mesir mengejar trofi Piala Afrika—setelah dua kali harus puas sebagai runner-up.
AFPPosisi Salah dalam daftar tercepat menuju 100 kontribusi gol internasional
Gol penentu kemenangan 3-2 atas Pantai Gading, Minggu (11/1), dicetak Mo Salah pada menit ke-52. Gol tersebut menjadi satu bukti lain betapa seringnya ia hadir bagi Mesir di saat genting.
Salah mencapai 100 kontribusi gol dalam jumlah laga yang lebih sedikit dibanding Lionel Messi, sang GOAT, dan Cristiano Ronaldo. Namun, ia masih berada di belakang dua legenda Brasil dalam urusan kecepatan mencapai titik itu. Pele membutuhkan 77 laga, sementara Neymar—top skor sepanjang masa Brasil—mencapainya dalam 94 pertandingan. Salah kini berada tepat di depan striker Belgia Romelu Lukaku (113 laga) dan bomber Uruguay Luis Suarez (116).
Messi menembus angka 100 kontribusi gol dalam 122 laga dan kini telah mengoleksi 176 kontribusi gol internasional (115 gol, 61 assist). Ali Daei mencatatkannya dalam 123 laga, Robert Lewandowski 128 laga, sementara Cristiano Ronaldo dan Miroslav Klose masing-masing memerlukan 136 penampilan.
Salah belum legenda Afrika
Di tanah kelahirannya, Salah sudah dianggap legenda. Namun, ia kerap diingatkan bahwa status ikon benua Afrika harus diiringi gelar AFCON. Mantan bintang Nigeria, Jay-Jay Okocha, mengatakan kepada Channel 4: “Di Afrika, apa pun trofi klub yang Andamenangkan, jika tidak ada gelar untuk negara, Anda tidak dianggap legenda.”
Mantan gelandang Chelsea John Obi Mikel menambahkan: “Dia pasti ingin mengangkat trofi ini karena belum pernah memenangkannya. Liga Inggris dan Liga Champions itu penting, tapi Piala Afrika itu wajib.”
Salah sendiri puas dengan performa Mesir sejauh ini di Piala Afrika. Usai menyingkirkan Pantai Gading, ia berkata: “Ini kemenangan yang sempurna, tapi seperti yang saya bilang sebelumnya, kami berjuang untuk negara. Semoga kami lolos lagi di laga berikutnya. Lawannya tangguh, tapi kami akan memberikan yang terbaik. Kami berjuang sangat keras, kalian bisa melihat para pemain, tak ada yang menahan diri. Kami terus berjuang habis-habisan.”
GettyBelum bisa pulang ke Liverpool
Langkah Mesir ke semifinal Piala Afrika membuat kepulangan Mo Salah ke Liverpool tertunda. Ia telah absen dalam laga kontra Tottenham, Wolves, Leeds, Fulham, dan Arsenal. Arne Slot juga tak bisa memainkannya pada laga Piala FA melawan Barnsley besok Selasa (13/1).
Final Piala Afrika dijadwalkan pada 19 Januari. Jika Mesir lolos hingga partai puncak di Maroko, Mo Salah juga akan melewatkan laga kandang melawan Burnley. Isu masa depannya sempat mengemuka sebelum ia berangkat tugas internasional, usai melontarkan kritik keras kepada Slot dan Liverpool namun ia diprediksi tetap bertahan setidaknya beberapa bulan lagi, mengingat ia sudah meneken perpanjangan kontrak dua tahun pada April 2025.
Untuk saat ini, ia akan bersiap memimpin Mesir menghadapi Senegal di semifinal, Kamis (15/1) tengah malam WIB. Ia akan reuni dengan mantan rekan satu timnya di Anfield, Sadio Mane, pada partai tersebut.
Iklan