Insiden pengusiran Vinicius Junior, bintang Real Madrid, saat menghadapi Villarreal kemarin pada pekan kedelapan LaLiga memicu perdebatan luas soal keputusan hakim Isidro Diaz de Mera, setelah peristiwa itu mengingatkan kembali pada kejadian lain yang nyaris identik dan justru menguntungkan Real Madrid pada musim 2020-2021.
Laga kemarin yang dimenangkan Real Madrid 1-0 lewat gol Jan Diomande menyajikan situasi perwasitan yang langka, dan menjadi kali pertama VAR membatalkan sebuah gol lalu mengusir pencetak gol tersebut pada waktu yang sama.
Vinicius menjambak rambut Nathan Saliba, pemain Villarreal, di sekitar lini tengah lapangan saat para pemain berlari mengejar serangan yang berujung gol kedua Real Madrid yang dicetak pemain Brasil itu, sebelum situasinya berbalik dengan pengusirannya melalui kartu merah langsung.
Apa yang dilakukan Vinicius Junior tampaknya tidak bisa dibela oleh Real Madrid maupun para pendukungnya, namun semua pertanyaan berkisar pada sejauh mana pemain Brasil itu layak atau tidak layak menerima kartu merah langsung.



