- Pochettino dikecam sebelum laga melawan Villa
- Tapi The Blues tampil cemerlang dan lolos ke babak berikutnya di Piala FA
- Sang manajer akui dia "lebih santai dari sebelumnya"
Getty Images
Getty ImagesArticle continues below
Article continues below
Article continues below
(C)Getty ImagesMauricio Pochettino mendapat tekanan berat dalam beberapa pekan terakhir menyusul dua penampilan buruk Chelsea melawan Liverpool dan Wolverhampton. Tetapi, The Blues merespons dengan meyakinkan saat menghadapi Aston Villa di Piala FA, meraih kemenangan 3-1 untuk melaju ke putaran kelima. Pochettino mengatakan bahwa dia tidak mendengarkan apa yang dikatakan orang-orang dan sekali lagi menekankan perlunya kesabaran dalam skuadnya yang sangat muda.
Berbicara kepada ITV usai laga melawan Villa, ahli taktik asal Argentina tersebut mengatakan: "Ada hal lain yang membuat saya khawatir dalam hidup, tapi bukan sepakbola. Hari ini saya lebih santai dari sebelumnya karena saya tahu tim akan tampil baik. Anda tahu kapan para pemain bersama Anda dan peduli kepada Anda. Saya bisa menghargainya setelah [kalah dari] Wolves. Kita berbicara tentang tim termuda di Liga Primer, tapi dengan ekspektasi yang begitu tinggi. Wajar terkadang para pemain merasakan tekanan untuk berada di empat besar dan tantangan untuk hal-hal besar. Tidak mudah untuk mengelola hal-hal ini. Keyakinan kami 200 persen tapi mungkin di sekitar lingkungan kami ada beberapa kebisingan, tapi itu hanya sepakbola."
Getty"Kebisingan" yang dimaksud Pochettino muncul dari seluruh penggemar Chelsea setelah kekalahan mengerikan 4-2 di kandang dari Wolves. Para pendukung tak segan-segan melancarkan kritik dan protes, tidak hanya hanya mencemooh tapi juga meneriakkan nama mantan manajer Jose Mourinho dan pemilik sebelumnya, Roman Abramovich. Pendukung The Blues biasanya menggunakan media sosial untuk menyuarakan kekecewaan mereka, termasuk istri Thiago Silva, Belle. Pochettino sejak itu tampak menghindari permasalahan tersebut.
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami
Gol spektakuler Enzo Fernandez di babak kedua berarti tiga gol terakhirnya untuk Chelsea di kompetisi format turnamen )melawan Presnton di putaran ketiga Piala FA dan melawan Middlesbrough di leg kedua semi-final Piala Liga).
Getty ImagesPochettino dan Chelsea berharap hasil menakjubkan ini bukan hanya performa apik sesaat. Skuad muda mereka berharap untuk akhirnya mendapatkan momentum dengan kemenangan saat menghadapi Crystal Palace pada lanjutan Liga Primer.