FC Barcelona v RCD Espanyol de Barcelona - LaLiga EA SportsGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Masalah yang mengancam comeback... Krisis yang mendesak membuat impian Barcelona melawan Atlético terancam sirna

Barcelona bersiap menghadapi tugas berat saat bertandang ke markas Atlético Madrid pada Selasa mendatang, dalam leg kedua perempat final Liga Champions, di Stadion "Metropolitano".

Barcelona akan berusaha melakukan comeback dan membalas kekalahan 0-2 pada leg pertama di Stadion "Spotify Camp Nou" melawan Atletico Madrid, untuk melaju ke semifinal.

Barcelona harus menang dengan selisih 3 gol untuk lolos ke semifinal turnamen yang sudah lama tidak mereka raih sejak 2015.

Namun, pelatih asal Jerman Hansi Flick, yang memimpin Barcelona, menghadapi dilema serius menjelang laga krusial melawan rival tangguh mereka.

  • FBL-EUR-C1-BARCELONA-ATLETICO MADRIDAFP

    Krisis di lini belakang Barcelona

    Flick harus segera mencari solusi untuk krisis besar yang muncul setelah pertandingan leg pertama serta laga derby melawan Espanyol.

    Barcelona memperkuat posisinya di puncak klasemen La Liga setelah mengalahkan Espanyol 4-1 di kandang sendiri pada Sabtu kemarin, namun Barça mendapat kabar buruk dengan keluarnya Gerard Martin pada jeda babak pertama.

    Meskipun telah dipastikan bahwa tidak ada cedera, namun keluarnya Gerard di antara babak pertama dan kedua menimbulkan kekhawatiran menjelang pertandingan melawan Atletico Madrid, terutama mengingat keterbatasan pilihan pemain bertahan yang tersedia menjelang pertandingan mendatang. 

    Flick menenangkan para penggemar, menegaskan bahwa cedera pemainnya tidak serius, dan dia yakin pemain tersebut akan bisa bermain pada hari Selasa melawan Atletico Madrid.

     Kita masih harus melihat bagaimana kondisinya dan apakah ia akan bisa menjadi starter, atau duduk di bangku cadangan sebagai langkah antisipasi.

  • Iklan
  • FC Barcelona v Atletico de Madrid - UEFA Champions League 2025/26 Quarter-Final First LegGetty Images Sport

    Absennya Kubarsi dan Kristensen

    Hans Flick tidak akan bisa mengandalkan seluruh pemain belakangnya, karena Andreas Christensen telah cedera sejak beberapa waktu lalu dan tidak akan kembali sebelum akhir musim, sementara Pau Kubarsi juga akan absen setelah mendapat kartu merah pada leg pertama melawan Atlético Madrid.

    Absennya Kubarsi merupakan pukulan telak bagi pertahanan Barcelona, karena ia merupakan salah satu pilar utama dalam skuad Barça.

    Musim ini, Kubarsi telah bermain dalam 43 pertandingan di semua kompetisi, mencetak satu gol, dan total menit bermainnya mencapai 3.555 menit.

  • رونالد أراوخوAFP

    Kurangnya chemistry antara Araujo dan Eric Garcia

    Duo Ronald Araujo dan Eric Garcia tampaknya akan menjadi pilihan utama di lini belakang saat menghadapi Atlético Madrid, terutama jika Flick tidak memilih untuk mengandalkan Gerard Martín.

    Masalah yang akan dihadapi Barcelona dengan duo ini adalah bahwa Flick telah mengandalkan mereka di posisi yang berbeda dari lini pertahanan tengah.

    Araujo telah bermain dalam 33 pertandingan di semua kompetisi musim ini, namun belakangan ini ia bermain sebagai bek kanan, posisi yang ia tempati bahkan saat masuk sebagai pemain pengganti pada leg pertama melawan Atlético Madrid.

    Garcia bermain sebagai gelandang bertahan dalam pertandingan-pertandingan terakhir, termasuk leg pertama, sehingga ia juga jauh dari posisi bek tengah.

    Araujo dan Garcia jarang bermain bersama di lini pertahanan musim ini, yang mengindikasikan kurangnya pemahaman dan kerja sama di antara mereka.

     Hal ini bisa sangat berbahaya saat menghadapi tim seperti Atlético Madrid, yang mahir melakukan serangan balik cepat untuk mencetak gol.

  • Apakah Koundé bermain sebagai bek tengah?

    Ada pilihan lain yang tersedia bagi Hans Flick, namun hal itu akan sulit, yaitu mengandalkan Jules Koundé, yang telah tampil 4 kali sebagai bek tengah musim ini dari total 42 pertandingan yang dimainkannya.

    Jika dia dipindahkan ke posisi bek tengah, Flick harus mengisi kekosongan yang ditinggalkannya di posisi bek kanan, dan saat itu dia mungkin akan memainkan Araujo sebagai penggantinya, namun pemain asal Uruguay itu tentu saja tidak sebanding dengan pemain Prancis tersebut.

    (Baca juga)... Dalam Angka: Apakah VAR yang Membuat Barcelona Menang di Liga Spanyol atas Real Madrid?