(C)Getty ImagesDiterjemahkan oleh
Marcus Rashford mengatakan ada 'sesuatu yang salah' jika dia tidak bisa menikmati sepak bola di Manchester United
Renaissance Katalan memicu pengawasan terhadap Old Trafford
Sejak menandatangani kesepakatan pinjaman besar-besaran ke Barcelona pada musim panas 2025, Rashford telah sepenuhnya menghidupkan kembali kariernya yang mandek. Meninggalkan masa-masa turbulen dan penuh sorotan di Manchester, pemain berusia 28 tahun ini telah bersinar di bawah sinar matahari Spanyol, mencetak 10 gol dan 13 assist dalam 35 penampilan di semua kompetisi. Permainan kolaboratifnya yang dinamis dan ledakan kecepatan di sayap kiri telah membantu Barcelona mencapai puncak La Liga. Selain itu, latar belakang Eropa yang elite-nya telah membantu Barca meraih tempat di babak 16 besar Liga Champions, dengan sembilan kontribusi gol dalam delapan penampilan di fase grup.
Perbedaan mencolok dalam performanya ini tak terhindarkan membuat sorotan kembali tertuju pada masa lalunya di Old Trafford. Sebelum kepergiannya, lulusan akademi tersebut tampak sangat frustrasi, terbebani oleh ekspektasi tinggi dari klub masa kecilnya. Meskipun penggemar United sedikit lega melihat talenta lokal mereka tersenyum lagi, kesuksesan instan di luar negeri telah menimbulkan pertanyaan tidak nyaman tentang mengapa ia tidak dapat meniru kebahagiaan, kerja keras, dan produktivitas yang sama di Premier League selama dua musim terakhir.
Getty Images SportRobson menuntut penjelasan terkait sikap agresif.
Perubahan drastis dalam sikap Rashford tidak disukai oleh semua orang, terutama mantan kapten Manchester United, Bryan Robson. Menanggapi kebahagiaan Rashford yang kembali ditemukan di luar Old Trafford, gelandang legendaris itu memberikan penilaian tajam tentang pendekatan psikologis Rashford dalam menghadapi tekanan di Manchester.
Berbicara kepada BOYLE Sports, yang menyediakan odds sepak bola terbaru, Robson mengatakan: "Sebagai pemain, saya tidak bisa memahami Marcus Rashford. Ketika Anda berada di Manchester United dan semua orang mengatakan dia kehilangan kepercayaan diri dan keyakinan pada performanya di klub, lalu dia mengatakan dia mulai menikmati sepak bolanya lagi di Aston Villa. Jika Anda tidak bisa menikmati sepak bola di Manchester United, ada yang salah dengan Anda."
Robson juga mencatat bahwa membawa kembali penyerang itu ke ruang ganti pada musim panas mendatang tidak akan menjadi keputusan yang mudah, mengacu pada persaingan yang ketat di Carrington dan potensi gesekan yang bisa timbul: "Saya tidak yakin apakah saya akan membawa Marcus kembali hanya karena para pemain bisa berkata, 'well, bagaimana dengan sikapnya?'," akui Robson. "Saat ini, klub memiliki Amad Diallo, Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, dan Mason Mount yang merupakan pemain top saat dia fit. Sayangnya, dia terus mengalami cedera. Mereka bahkan memiliki Patrick Dorgu yang telah tampil fantastis, dan saya merasa kasihan padanya karena dia cedera saat sedang bermain bagus."
Bentuk baru di bawah kepemimpinan Carrick
Sementara sorotan tertuju pada penampilan menyerang Rashford di Spanyol, di kandang sendiri, Michael Carrick telah secara diam-diam memperkuat fondasi pertahanan Manchester United dan kemampuan mereka untuk melakukan serangan balik terhadap tim-tim papan atas, sekaligus membuktikan bahwa mereka dapat bersaing dengan sukses melawan formasi pertahanan yang dalam. Perkembangan taktis ini telah memicu performa luar biasa, dengan United tetap tak terkalahkan dalam enam pertandingan di bawah kepemimpinan Carrick, meraih lima kemenangan, termasuk kemenangan besar atas Arsenal dan Manchester City, serta hanya satu hasil imbang.
"Saya tidak yakin Michael Carrick sedang membangun tim yang mengandalkan serangan balik. Itu tergantung pada bagaimana lawan bermain," jelas Robson. "Kadang-kadang mereka bermain sangat defensif dan sulit untuk ditembus, jadi Anda harus berhati-hati agar tidak terekspos oleh tim yang mengandalkan serangan balik saat bermain melawan mereka. Anda harus merencanakan apa yang akan Anda hadapi, dan menurut saya saat ini, Michael telah melakukannya dengan cukup baik."
Dia khususnya menyoroti pertandingan melawan Everton baru-baru ini, di mana barisan belakang United berhasil menetralisir ancaman utama lawan. "Melawan Everton, United tampil solid," tambahnya. "Mereka memiliki semangat bertarung yang dibutuhkan, dan cara Everton terus-menerus mengarahkan tendangan sudut tepat di bawah mistar gawang, saya pikir Harry Maguire, Leny Yoro, Casemiro, dan Senne Lammens menangani itu dengan sangat baik karena Everton tidak menawarkan ancaman lain selain tendangan sudut tersebut, yang merupakan ancaman nyata. Gol kemenangan itu fantastis, tetapi semangat bertarung dan tekad untuk tidak kebobolan gol itulah yang menurut saya sangat baik."
(C)Getty ImagesDilema musim panas yang mengancam
Seiring dengan dimulainya musim semi, Rashford menghadapi periode krusial dalam masa pinjamannya di Barcelona. Laga-laga babak 16 besar Liga Champions yang akan datang akan menguji kemampuannya menghadapi lawan-lawan elit Eropa, sementara tekanan untuk mempertahankan perburuan gelar La Liga akan menuntut konsistensi mutlak. Berkat performa gemilangnya, tim Hansi Flick sudah mulai mempertimbangkan untuk menjadikan transfernya permanen, yang akan menghadirkan keputusan finansial dan olahraga yang besar bagi Manchester United pada musim panas ini.
Iklan



