benjamin-sesko(C)Getty Images

Diterjemahkan oleh

Mantan manajer Tottenham meminta maaf atas kritik pedasnya terhadap Benjamin Sesko di tengah rentetan gol striker Manchester United

  • Perubahan drastis terkait pria senilai £74 juta

    Sherwood, yang pernah memenangkan Premier League sebagai pemain bersama Blackburn dan melatih Tottenham pada musim 2013-14, telah secara terbuka meminta maaf kepada Sesko, mengakui bahwa dia "salah" atas kebangkitan terbaru pemain Slovenia tersebut.  Dalam podcast BOYLE Sports danFooty Accumulators, No Tippy Tappy Football, ia mengakui bahwa penilaiannya sebelumnya terhadap pemain berusia 22 tahun itu terlalu keras. Manajer yang kini menjadi komentator itu sebelumnya mengkritik penampilan Sesko selama bulan-bulan terakhir yang penuh gejolak di klub di bawah Ruben Amorim, bahkan menyiratkan bahwa striker itu "tidak boleh mengenakan jersey Man Utd lagi".

    Kritik awal tersebut mencapai puncaknya dalam hasil imbang 2-2 melawan Burnley pada Januari, ketika Sherwood meminta Sesko diganti pada babak pertama, sebelum pemain Slovenia itu mencetak dua gol pada babak kedua. Sesko kesulitan beradaptasi dengan tuntutan fisik sepak bola Inggris setelah kepergiannya yang sensasional dari RB Leipzig. Namun, situasi di Old Trafford telah berubah drastis sejak kedatangan Carrick, yang berhasil mengintegrasikan striker tersebut ke dalam sistem yang memanfaatkan atribut fisik dan kecepatannya yang luar biasa.

  • Iklan
  • benjamin-sesko(C)Getty Images

    "Awalnya saya pikir dia akan menjadi seperti Weghorst."

    Evolusi taktis Sesko dan peningkatan kepercayaan dirinya di lapangan telah membuat Sherwood mengubah pendiriannya. Dalam pernyataannya, ia mengatakan: "Penilaian saya didasarkan pada Benjamin Sesko yang saya lihat bermain di bawah asuhan Ruben Amorim – seorang penyerang yang tidak mau mengambil tendangan penalti di Grimsby. Bahkan penggemar Manchester United yang paling setia pun akan mengakui bahwa ia tidak memenuhi ekspektasi tahun lalu. Awalnya saya berpikir dia akan berakhir seperti Wout Weghorst dan menjadi rekrutan gagal lainnya bagi Red Devils, tapi saya salah dan saya harus meminta maaf padanya!"

  • Efek Carrick dan lonjakan statistik

    Statistik mendukung optimisme baru Sherwood. Sejak kedatangannya dari Bundesliga musim panas lalu, Sesko telah mencetak sembilan gol dalam 25 penampilan di semua kompetisi. Namun, metrik yang paling mencolok adalah efisiensinya baru-baru ini; tujuh dari gol tersebut dicetak dalam delapan penampilan terakhirnya. Peningkatan tersebut bertepatan langsung dengan penunjukan Carrick, menyiratkan bahwa mantan gelandang United tersebut telah menemukan kunci taktis yang luput dari pendahulunya.

  • Benjamin Sesko Manchester United Fulham 2025-26Getty

    Lari penentu bagi barisan depan Red Devils

    Sesko menghadapi periode krusial saat United memasuki fase akhir musim. Dengan produktivitasnya yang terus meningkat, tantangan bagi bintang Slovenia ini adalah mempertahankan ketajaman permainannya di tengah tekanan persaingan empat besar yang semakin memanas. Saat mereka bersiap menghadapi Newcastle United di St James' Park pada Rabu ini, Setan Merah, yang saat ini menempati posisi ketiga di klasemen Premier League, tengah berjuang keras untuk lolos ke Liga Champions, dan Carrick juga tidak menutup kemungkinan untuk mengejar gelar juara di akhir musim.

0